Mengapa Ban Baru Berambut?

ulinulin.com

Anda tentu pernah melihat kondisi fisik ban baru. Baik itu ban mobil atau ban kendaraan lainnya, pasti terdapat rambut-rambut tipis. Rambut tersebut berada di permukaan tapak ban. Bahkan rambut ini sering jadi indikator usia pakai sebuah ban.

Ban-ban baru pasti masih terdapat rambut, sementara ban yang sudah digunakan cukup lama, maka rambut-rambut ini akan menghilang. Tapi sebenarnya apa sih rambut tersebut? Mengapa ban baru berambut? Apakah harus dihilangkan atau dibiarkan saja?

1. Terkait Proses Produksi Ban

Saat proses produksi ban, ada udara yang keluar dan mengering membentuk rambut

Ban terbuat dari beberapa lapisan, baik yang berbahan dasar karet, maupun lapisan lainnya. Tiap lapisan ini saling bertumpang tindih sampai akhirnya lapisan luar adalah permukaan ban yang Anda lihat secara visual.

Ketika akan membuat motif tapak ban, lapisan-lapisan tersebut dicetak menggunakan air panas bertekanan tinggi. Pada cetakan inilah terdapat vent hole sebagai jalur udara untuk membuang udara yang terjebak pada lapisan ban.

Pada saat proses pengepresan, bagian yang terdapat di vent hole tersebut akan terdorong sampai keluar permukaan ban. Manakala ban diangkat dari proses cetak kemudian karet mengering, udara yang keluar ini akan ikut mengeras dan membentuk seperti rambut.

2. Digunting atau Dibiarkan?

Apakah rambut ini dibiarkan atau dihilangkan?

Ban baru berambut terkadang menjadi nilai jual tersendiri bagi para toko ban. Karena diasumsikan ban belum pernah digunakan, dan kalau pun ban bekas, maka penggunaannya belum terlalu lama. Dengan demikian nilai jualnya akan jauh lebih tinggi.

Tapi sebenarnya apakah rambut-rambut pada ban itu perlu digunting atau dibiarkan saja? Menurut Dodiyanto, Product Development Specialist PT GT Radial Tbk seperti dilansir dari laman Tribunnews, rambut-rambut ini tidak berdampak apa-apa pada ban.

Rambut tidak mempengaruhi daya cengram ban ke permukaan aspal, dan rambut juga tidak mempengaruhi daya tahan tapak ban tersebut. “Dibuang juga tidak apa-apa. Acuannya pada TWI (Tread Wear Indicator)” katanya.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”