Mengenal Eksfoliasi Fisik dan Kimia, Apa Saja Bahan dan Kelebihannya?

ulinulin.com

    22SHARES

Shutterstock

Dream – Pengelupasan adalah proses pengangkatan sel kulit mati dari kulit untuk menyegarkan sekaligus proses peremajaan secara berkala. Sahabat Dream mungkin bertanya-tanya apa yang membuat langkah ini penting.

Kulit kita melepaskan sel-sel setiap 25-30 hari sekali untuk regenerasi dan membuat sel-sel kulit baru. Sel-sel yang dilepaskan ini lebih populer kita sebut sebagai sel-sel kulit mati.

Ketika tidak tertangani dengan baik, sel-sel kulit mati ini dapat menyumbat pori-pori sehingga menyebabkan berbagai masalah kulit dan membuatnya kering, kusam dan tidak merata.

Dengan rutin melakukan eksfoliasi, Sahabat Dream telah membantu proses menyingkirkan sel-sel kulit mati ini.

Hal pertama yang perlu Sahabat Dream ketahui adalah ada banyak cara untuk pengelupasan kulit pengelupasan fisik dan pengelupasan kimia.

Eksfoliasi Kimia

© Shutterstock

Pengelupasan kimia, umumnya dikenal sebagai proses mengelupaskan sisa-sisa kulit mati dengan bantuan bahan bahan kimia.

Proses ini lebih baik dilakukan oleh seorang profesional terlatih untuk mengurangi risiko yang terlibat.

Pengelupasan kimiawi tidak hanya menambah kilau alami pada kulit, tetapi juga membantu mengatasi bintik-bintik penuaan, garis-garis halus, kerutan, dan bekas jerawat.

Apa saja bahan kimia yang terlibat?

Pengelupasan kimia menggunakan exfoliant seperti asam glikolat, asam laktat dan asam malat. Ini juga dikenal sebagai AHA (asam alfa-hidroksi). Bahan-bahan ini dianggap sebagai yang terbaik untuk kulit kering karena tidak menembus lebih dalam ke dalam kulit.

Bahan kimia lain yang digunakan untuk melakukan pengelupasan kimia adalah asam salisilat, yang merupakan asam beta-hidroksi (BHA). BHA sedikit lebih agresif dan ideal untuk kulit berminyak dan/atau berjerawat.

Asam lain yang cukup lembut untuk digunakan pada kulit sensitif adalah asam mandelic. Namun, ini dapat digunakan bersama untuk melakukan proses.

Bahan lain yang dapat dicari dalam exfoliant kimia adalah enzim buah. Ini juga efektif dalam pengelupasan kulit. Tetapi kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan seorang profesional sebelum melakukannya.

Exfoliasi fisik

Pengelupasan fisik adalah cara paling umum untuk pengelupasan kulit dan mungkin lebih awam dilakukan. Lulur yang kita gunakan sehari-hari adalah alat atau exfoliant untuk pengelupasan fisik.

Dengan menggosok produk granular lewat gerakan melingkar akan membantu mengelupas dan merevitalisasi kulit.

Proses pengelupasan fisik cukup mudah karena Sahabat Dream hanya butuh membasahi wajah, menggosok wajah menggunakan exfoliant setidaknya selama 30 detik dan kemudian membilasnya dengan air hangat sebelum mengeringkannya dengan lembut menggunakan handuk lembut.

Bahan Eksfoliasi Fisik

Meski mudah dilakukan, pengelupasan fisik dengan gerakan yang lebih keras dapat merusak kulit dibandingkan metode pengelupasan kimia.

Pengelupasan fisik memang metode yang populer karena kemudahan penggunaannya. Tapi di saat bersamaan, Sahabat Dream harus ingat untuk tidak melakukan pengelupasan kulit secara berlebihan. Frekuensi yang disarankan adalah sebanyak dua kali seminggu.

Selain itu kamu perlu menghindari penggunaan exfoliant dengan bahan-bahan yang tidak lembut di kulit. Beberapa contoh bahan ini adalah biji aprikot dan kulit kacang.

(Sumber: Boldsky)

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website dream.co.id. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”