Mitsubishi Xpander Cross Punya Resale Value Baik, Begini Cara Menjaganya

ulinulin.com – JAKARTA – Unggahan Rifat Sungkar di akun Instagram-nya membuat tanda tanya besar. “Di tengah antusiasme gue mengikuti ajang Kejurnas Rally, ada sesuatu yang harus gue tinggalin juga. Dan sepertinya memang ini jalannya..!,” begitulah isi tulisan caption. Sembari menunjukkan foto termenung tertuju ke area parkir yang kosong. Tersemat pula kata-kata Tony Stark, “Part of the Journey is the End”.

Sebagai seorang pembalap dan Brand Ambassador Mitsubishi, tentu Rifat sangat akrab dengan kendaraan Mitsubishi. Ia kerap terlihat mengendarai Xpander Cross. Yang telah menemaninya sejak 2019 dan menjadi mobil Mitsubishi paling lama terparkir di garasinya. Apakah postingan minggu lalu itu sebagai pertanda akan menjualnya? Lalu yang membuat penasaran juga, bagaimana nilai harga jualnya? Apakah masih tetap tinggi?

Resale value atau nilai jual kembali merupakan bagian penting bagi khalayak. Jika kendaraan memiliki hal ini, maka seolah ada jaminan kalau mobil yang dibeli amat berharga. Ya, saat dilepas ke pasar mobkas. Nah, Mitsubishi Xpander Cross punya resale value tinggi. Makanya, perbedaan harga baru dan bekas hanya sedikit dan sangat menarik. Bisa Anda cek sendiri di diler resmi atau secara daring. Berdasarkan data Juli 2022, resale value Xpander Cross hanya mengalami penurunan 8% – 9%.

Lantas bagaimana menjaga agar mobil punya resale value tetap baik? Mudah. Dengan selalu melakukan perawatan di bengkel resmi. Maka Xpander Cross Anda memiliki histori perawatan terdokumentasi baik. Calon pembeli mobil bekas, biasanya kerap menjadikan parameter ini untuk mengukur kualitas kendaraan. Bahkan tak sedikit dari calon penawar kerap meminta track record dari mobil yang hendak dibeli. Guna menunjang hal itu, detail riwayat servis ini bisa diakses di semua bengkel resmi Mitsubishi Indonesia.

Salah satu yang menambah nilai jual. Mitsubishi membekali paket Smart Silver bagi perawatan atau servis berkala hingga 50.000 km atau empat tahun di unit baru. Misal mobil dijual dengan alasan tertentu dan paket belum berakhir. Maka pemilik selanjutnya, masih bisa melanjutkan. Makanya mobil yang memiliki catatan servis baik, jauh lebih dihargai dan dipercaya oleh konsumen mobil bekas. Tak ayal depresiasi Xpander Cross tergolong rendah, bila melakukan perawatan rutin di bengkel resmi. Untuk menjaga resale value kendaraan kuncinya terletak pada kualitas produk dan ketersediaan layanan purnajual.

Di dalamnya termasuk suku cadang, oli MMGO, chemical item: brake fluid & engine flush sesuai service manual book. Makin menarik, sebab Mitsubishi menambah program Xpander Extended Smart package. Ini ditujukan bagi pemilik Xpander Cross bila memasuki tahun ketiga. Juga konsumen dengan kendaraan yang telah mencapai jarak 50 ribu km.

Hal inilah yang menjadikan Xpander Cross punya nilai penurunan aset rendah. Bahkan jika Anda menambah paket perawatan itu. Konsumen dapat menghemat biaya perawatan kendaraan hingga 25 persen. Itu bila dibandingkan dengan ongkos perawatan normal, tanpa menggunakan paket. Usai membeli Extended Smart package, konsumen mendapatkan gratis penggantian spare part dan gratis biaya jasa.

Nah, terlepas dari hal ini, postingan Rifat Sungkar menjadi teka-teki apa yang bakal ia lakukan kelak. Sepertinya ada hal menarik. Pantau terus postingan terbaru Rifat di akun Instagram @rifato untuk mendapatkan update.(ADV)

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”