Pahami dan Jangan Ngeles, Mereka Ini Orang-Orang Yang Berhak Didahulukan Di Jalan Raya

ulinulin.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2018/09/26/f8286LtF/rombongan-pejabat-si-1c4c.png”>

Kendaraan-kendaraan tertentu mendapat prioritas menggunakan jalan raya (foto: Sidomi)

Kejadian Suzuki Ignis menerobos konvoi Presiden sampai harus menabrak polisi di Tol Jagorawi, Senin (24/9/2018) jadi sorotan media dan perbincangan warganet. Ada yang mengatakan itu karena kurang sabarnya si pengemudi hingga kurangnya pengetahuan soal prioritas pengguna jalan.

Seperti diketahui, sebuah mobil Ignis warna biru menerobos konvoi Presiden Joko Widodo di jalan Tol Jagorawi agar bisa melaju lebih tanpa hambatan. Petugas yang mengetahui mobil lain mengikuti lantas menepikan mobil untuk berhenti. Rupanya si pengemudi tidak sabar, dia berusaha menerobos jalur lagi. Nahas saat dia berbelok mobil menabrak Bripka Dedik Wahyu istianto yang sedang bertugas hingga jatuh terjerembab. Pada akhirnya Bripka Dedik memang bisa bangun dan kembali menghentikan Ignis, tapi dia harus terpincang menahan sakit.

Pengemudi sepertinya ngeles tak mau dihentikan dan berusaha jalan, tapi Bripka Dedik tetap berdiri di depan mobil sampai petugas lain datang dan membawa sopir ke kantor polisi bersama dengan city car-nya. Meski akhirnya dipulangkan setelah diperiksa x24 jam dan tak ditahan, dikenakan wajib lapor seminggu dua kali. Usut punya usut, pengemudi mengaku tergesa-gesa ingin cepat sampai kantor tempatnya bekerja.

Tidak sabar diberhentikan petugas, sopir Ignis nekat tabrak polisi (foto: youtube)

Kembali ke permasalahan, terlepas dari alasan pengemudi Ignis di atas pengemudi seharusnya menyadari mengapa mobilnya dilarang menerobos konvoi Presiden. Hal itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Mobil-mobil konvoi Presiden, pejabat negara maupun kepala negara asing punya prioritas dalam penggunaan jalan raya untuk didahulukan. Tidak hanya rombongan kepala negara dan pejabat tinggi, prioritas juga berlaku untuk mobil-mobil tertentu seperti ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan-kendaraan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian. Berikut bunyi aturannya:

Hak Utama Pengguna Jalan untuk KelancaranPengguna Jalan yang Memperoleh Hak Utama

Pasal 134

Pengguna Jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan sesuai dengan urutan berikut:

Mobil darurat seperti ambulan dan pemadam kebakaran mendapat prioritas tertinggi di jalan raya (soto: serunik)

So, karena aturan tersebut di atas tidak berlaku buat kendaraan umum, polisi berhak menghentikan kendaraan yang sedang melintas maupun menutup sementara akses jalan yang bakal dilewati untuk kendaraan umum. Begitu pula kendaraan-kendaraan lain yang berpotensi mengganggu kelancaran dan membahayakan polisi berhak menghentikan. Sanksi bagi yang nekat menerobos kendaraan bisa ditilang, didenda hingga ditahan.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”