Penasaran, Ini Loh Penemu Airbag Pertama Kali di Dunia

ulinulin.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2019/04/16/ZXn5Pos1/penemu-airbag-4-967d.jpg”>

Airbag, kata yang mungkin sering Anda dengar dari fitur sebuah mobil. Mobil-mobil modern bahkan telah dilengkapi lebih dari satu airbag. Tapi mungkin Anda penasaran, siapa sih penemu airbag pertama kali di dunia?

Bisa dibilang airbag merupakan fitur pada mobil yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Ini merupakan fitur keselamatan mobil selain sabuk keselamatan (safety belt), ABS (Anti lock Brake System), dan sebagainya.

Punya nama lain kantung udara, airbag akan mengembang manakala mobil mengalami benturan keras ketika terjadi kecelakaan. Tujuannya menahan kepala atau tubuh pengemudi maupun penumpang agar tidak membentur dasbor. Lalu siapa penemu airbag? Berikut penjelasannya.

Ada Sejak 1950-an

Airbag ditemukan sejak 1950

Airbag diketahui sudah ada sejak tahun 1950-an. Adalah John W Hetrick dari Amerika yang berhasil menemukan prinsip kerja kantung udara pada sebuah mobil. Kantung udara ini bekerja dengan sistem dikompres sehingga dapat mengembang sewaktu-waktu.

Sistem ini akan bekerja saat bumper membentur sesuatu atau pengemudi sendiri yang mengaktifkan secara manual. Berselang tiga bulan setelahnya, Walter Linderer dari Jerman meneruskan penemuan tersebut kemudian dipatenkan oleh Linderer pada tahun 1950-an. Namun sistem ini dinilai kurang efektif karena pengisian udara berlangsung lamban.

Oleh karena itulah Allen Breed menggunakan mekanisme sensor untuk mengembangkan kantung udara. Pengaktifan kantung udara secara manual pun ditiadakan dan diganti dengan sistem airbag elektromekanik. Apa yang dilakukan Breed tersebut berlangsung sekitar tahun 1968.

Populer di 1984

Chrysler yang pertama kali mewajibkan penggunaan airbag

Sayangnya penemuan Allen Breed tidak diteruskan oleh penggiat otomotif pada tahun-tahun berikutnya. Bahkan lebih dari 20 tahun fitur ini tidak ditempatkan lagi pada sebuah mobil. Baru pada tahun 1984, penggunaan airbag kembali marak.

Hal itu setelah Henry Ford mempopulerkan penggunaan sistem keselamatan aktif tersebut pada tahun 1973 pada beberapa mobil produksi Ford. Ia mencoba membuka mata para produsen otomotif jika airbag penting demi menjaga keselamatan para pengemudi dan penumpang.

Oleh sebab itu, tak lama berselang sekitar tahun 1988, Chrysler mulai mewajibkan seluruh produknya untuk dilengkapi airbags. Langkah pabrikan Amerika Serikat ini pun diikuti oleh produsen lain yang lantas menyebar ke seluruh dunia.

Apa yang dilakukan Walter Linderer dan Allen Breed sebagai penemu airbag pun kini sukses menjadi salah stau fitur keselamatan aktif di sebuah mobil yang berhasil menyelamatkan banyak nyawa.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”