Pengguna Mobil Manual, Jangan Lakukan Ini Kalau Tak Mau Kopling Mobil Cepat Rusak

ulinulin.com

Mobil transmisi manual memang memiliki karakter dan teknik berkendara yang berbeda dibanding mobil dengan transmisi otomatis. Hal paling berbeda dari pengemudi mobil manual adalah diwajibkannya menginjak pedal kopling saat akan mengegser tuas transmisi.

Namun ada kalanya, beberapa kebiasaan buruk bisa membuat kopling mobil cepat rusak. Dan umumnya, kebiasaan itu dilakukan oleh para pengemudi mobil manual. Apa saja kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut?

1. Kaki Selalu di Pedal Kopling

Lepaskan kaki dari pedal kopling saat sudah tidak dibutuhkan

Untuk menggeser posisi tuas transmisi, pengguna mobil manual memang harus lebih dulu menginjak pedal kopling. Namun tanpa sadar, ketika selesai menggeser posisi tuas transmisi, kaki kiri tetap ada di atas pedal kopling.

Walau hanya sebatas bertumpu, ternyata malas mengangkat kaki pedal kopling saat sudah tidak diperlukan berdampak buruk pada sistem kopling mobil. Bantalan rilis dan pelat kopling akan terus menerus bergesekan yang pada akhirnya aus atau menipis. Jika dibiarkan, nantinya akan sulit untuk menggeser posisi tuas transmisi.

2. Injak Setengah Kopling

Jangan injak setengah kopling saat jalanan padat

Kebiasaan buruk yang satu ini sering kali dilakukan jika pengemudi mobil manual menemui jalan dengan kondisi lalu lintas padat. Hal pertama indikasi kopling mobil cepat rusak karena kebiasaan tersebut adalah, terciumnya bau hangus di dalam kabin. Bau ini akibat pelat kopling yang tergerus dalam waktu lama.

Jika kebiasaan ini berlangsung terus menerus, maka akan mengakibatkan komponen dalam sistem kopling terurai. Jika sudah seperti itu, maka untuk memperbaikinya harus mengganti dengan satu set kopling baru. Harganya komponen ini pun tidak murah.

3. Perlakukan Kopling dengan Kasar

Jangan oper gigi dengan kasar

Ada juga pengemudi mobil manual yang kerap kali memperlakukan kopling dengan kasar. Diantaranya menginjak pedal kopling dengan sangat keras dan menghentak. Atau menggeser tuas transmisi sampai terdengar bunyi kasar.

Kondisi ini akibat pengemudi sudah lebih dulu melepas pedal kopling saat posisi transmisi belum sepenuhnya berpindah. Jika kebiasaan buruk tersebut dibiarkan, maka beberapa komponen pelat kopling bisa tergerus yang membuat kopling mobil cepat rusak.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”