Persiapan WSBK Mandalika 2022, Ini Sistem Suplai Listrik dari PLN Nusa Tenggara Barat

ulinulin.com – Dikutip kantor berita Antara dari Sudjarwo, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB di Mataram, Sabtu (24/10/2022) menjelaskan persiapan dilakukan menyeluruh. Tujuannya untuk memastikan keandalan sistem, mulai dari sisi pembangkitan, transmisi 150 kilo Volt (kV) hingga jaringan distribusi 20 kV.

“Persiapan untuk melengkapi semua lokasi penyelenggaraan (venue) dengan listrik saat ini berfokus pada mobilisasi peralatan seperti mobile genset, trafo dan material ke Sirkuit Mandalika. Beberapa utilitas pendukung seperti uninterruptible power supply dan genset telah disiapkan,” jelas Sudjarwo.

Setelah seluruh peralatan berada di lokasi, PLN akan melaksanakan cek final dan juga simulasi untuk semua tempat. Ini tentunya untuk memastikan sistem yang terpasang, baik proteksi maupun instalasi aman dan siap untuk melistriki WSBK.

Untuk kebutuhan listrik selama WSBK, PLN juga telah berkoordinasi dengan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) selaku penyelenggara event.

Beberapa titik yang akan disuplai PLN antara lain paddock, main pit building, race control, medical control, observation deck, TV compound, VIP village dan bright store.

Menurut Sudjarwo, dimungkinkan jumlah titik suplai listrik juga akan bertambah menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, dalam hal ini PT ITDC , dan PLN siap untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Secara garis besar, kebutuhan listriknya masih sama dengan sebelumnya. Suplai listrik untuk sirkuit Mandalika saat ini sebesar 5,19 MVA dan akan disuplai dari tiga jalur utama listrik yang berfungsi untuk menjaga keandalan sistem,” ujarnya.

Tak hanya sirkuit, PLN juga melakukan pemeriksaan atas instalasi listrik yang menyuplai public services. Hal ini tentunya karena lokasi di kawasan Kuta Mandalika akan banyak dikunjungi berbagai wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Dalam gelaran WSBK 2022, PLN menyiapkan 384 petugas yang akan siaga di 16 titik lokasi. Selain itu, sebanyak 13 unit trafo mobile, 15 unit mobile genset, dan 17 unit uninterruptible power supply juga akan disiagakan.

Kesiapan di sisi pembangkitan listrik, kondisi sistem kelistrikan Lombok saat ini memiliki daya mampu sebesar 323 MW dengan beban puncak 280 MW. Masih terdapat cadangan daya sebesar 43 MW yang dapat dioptimalkan.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website suara.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”