Pilih Sarapan di Kantor atau di Rumah? Yuk, Cek Plus Minusnya!

ulinulin.com – Lokasi tempat kerja yang cukup jauh sering menjadi alasan mengapa seseorang lebih memilih sarapan di kantor daripada di rumah.

Di sisi lain, banyak yang beranggapan bahwa sarapan di rumah lebih menyenangkan.

Pada dasarnya, sarapan memberi segudang manfaat bagi kinerja seseorang, entah di mana kamu melakukannya.

Menurut Better Health, seseorang yang tidak sarapan sebelum bekerja akan cenderung sulit fokus karena otak belum menerima energi untuk bekerja.

Adapun sarapan juga memengaruhi mental, konsentrasi, dan daya ingat sehingga kerjamu bisa lebih produktif.

Nah, berikut Glints paparkan apa saja plus dan minus antara sarapan di kantor atau di rumah yang bisa kamu pertimbangkan!

Sarapan di Kantor

© Finance.yahoo.com

Setiap orang memiliki karakteristik tempat kerja yang berbeda.

Ada yang lokasinya jauh dari tempat tinggal, ada pula yang dekat. Ada yang jam kerjanya mulai sejak pukul 7 pagi, ada pula yang lebih siang.

Berbagai hal tersebut sering menyebabkan adanya perbedaan cara orang sarapan.

Biasanya, kamu yang tempat kerjanya jauh dari rumah dan bekerja sejak pagi akan memilih untuk sarapan di kantor. Ditambah lagi jika kamu bangun kesiangan.

Dikutip dari BBC Good Food, fenomena ini disebut sebagai ‘desk-fasting’, yaitu ketika seseorang sarapan di meja kerja kantornya.

Jumlah karyawan yang melakukan desk-fasting pun terus bertambah dari waktu ke waktu, seperti ditulis The Guardian. Hal ini disebabkan oleh semakin banyak perusahaan yang memiliki jam kerja panjang sehingga karyawan lebih banyak menghabiskan waktu di meja kerja mereka.

Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan ketika ingin sarapan di tempat kerja.

Hal pertama yaitu tentang kebersihan alat makan.

Umumnya seseorang yang sarapan di kantor akan menggunakan piring, mangkok, sendok, atau garpu yang tersedia.

Padahal, kamu tidak bisa memastikan kebersihan alat makan tersebut. Selain itu, kamu juga akan sarapan sambil membuka laptop dan memegang komputer yang sebenarnya tidak steril.

Kemudian, kamu juga bisa mengganggu rekan kerjamu dengan aroma makanan tersebut.

Jika keadaan memang memaksa, tetap perhatikan kebersihan dan kesegaran makananmu. Jangan lupa, pastikan aroma makananmu tidak mengganggu orang lain.

Sarapan di Rumah

© Hellosehat.com

Dibandingkan dengan sarapan di kantor, ada lebih banyak hal positif yang bisa kamu dapatkan ketika sarapan di rumah.

Kamu bisa memastikan makananmu bersih, segar, dan sehat. Selain itu, kamu juga bisa menikmati sarapan bersama orang-orang tercinta di rumah.

Sarapan di rumah juga relatif lebih hemat karena kamu bisa membeli bahan makanan dan mengolahnya sendiri daripada harus membelinya.

Namun, banyak orang merasa kesulitan untuk sarapan di rumah.

Alasannya beragam, mulai dari sulit bangun pagi, repot jika harus memasak dulu, hingga takut kesiangan dan terkena macet.

Padahal, dikutip dari Health Line, ada berbagai pilihan menu sarapan yang mudah dan cepat dibuat di rumah. Bahkan beberapa di antaranya tidak perlu diolah terlalu banyak.

Lebih menariknya lagi, pilihan makanan ini juga mudah didapatkan dan sehat. Beberapa di antaranya yaitu telur, yogurt, oatmeal, chia seeds, teh hijau, dan buah.

Dengan begitu, kamu bisa tetap sarapan di rumah tanpa perlu kesiangan masuk kantor.

Demikian pertimbangan dari Glints perihal sarapan di kantor dan di rumah. Kalau kamu lebih pilih yang mana?

Apa pun pilihanmu, selalu sempatkan sarapan sebelum bekerja, ya!

Masih penasaran dengan informasi dan tips lainnya seputar karier? Langganan newsletter blog Glints, yuk!

Kamu bisa mendapatkan berbagai informasi menarik terkait karier, lho.

Sumber

    Breakfast

    Eat your breakfast at home, not at your desk

    ‘Deskfast’: terrible name, not such a terrible idea

    The 12 Best Foods to Eat in the Morning

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website glints.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”