PTBA & China Huadian Corporation Jajaki Pengembangan PLTB

ulinulin.comJakarta, CNBC Indonesia – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama China Huadian Corporation (CHD) menjajaki pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) berkapasitas 1.300 MW di China Selatan dan pengembangan energi terbarukan lainnya di Indonesia. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Oktober lalu.

“Kerja sama dengan CHD merupakan salah satu langkah PTBA untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan energi dan kimia kelas dunia yang peduli lingkungan. Hal ini sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission pada 2060 atau sebelumnya,” kata Direktur Utama PTBA Arsal Ismail dalam keterangan tertulis, Rabu (2/11/2022).

Dia menambahkan bahwa dalam kerja sama ini PTBA memperoleh pengalaman mengembangkan PLTB sekaligus berkontribusi pada konservasi energi, pengurangan emisi, dan pembangunan berkelanjutan. Selain itu ini, PTBA ingin mempercepat pengembangan EBT di Indonesia.

“Kami mengharapkan ada transfer teknologi. Selain itu, kami ingin CHD dapat mengembangkan PLTB di Indonesia. Kami akan mencari lokasi-lokasi yang pas untuk pengembangan PLTB,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur China Huadian Overseas Investment Co.,Ltd. (CHDOI) Fang Zheng dan Presiden Direktur Huadian Guangxi Energy Co.,Ltd. (CHDGX) Duan Xi Ming menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik rencana pengembangan PLTB bersama dengan PTBA di China serta rencana mengembangkan energi terbarukan di Indonesia.

“Seperti sebelumnya, kerja sama dengan PTBA telah terjalin dengan baik dalam pembangunan PLTU Sumsel-8. Kami berharap rencana kerja sama ini dapat berjalan lancar seperti yang diharapkan dengan dukungan dari Pemerintah China dan Pemerintah Indonesia,” kata Fang Zheng.

Untuk memperluas portofolio di bidang EBT, PTBA telah mengembangkan beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Melalui kerja sama dengan PT Angkasa Pura II (Persero), PTBA membangun PLTS berkapasitas 241 kilowatt-peak (kWp) di Gedung Airport Operation Control Center (AOCC) dan sudah beroperasi penuh sejak Oktober 2020.

PTBA juga bekerja sama dengan Jasa Marga Group untuk pengembangan PLTS di jalan-jalan tol. Pada 21 September 2022, PLTS berkapasitas 400 Kilowatt-peak (kWp) di Jalan Tol Bali-Mandara telah selesai dibangun dan diresmikan.

Kemudian dalam acara SOE International Conference 2022 di Bali pada Oktober 2022, PTBA menjajaki potensi kerja sama pengembangan PLTS di lokasi operasional Semen Indonesia Group (SIG).

Adapun saat ini PTBA memiliki sejumlah lahan bekas tambang yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan PLTS. Di antaranya lahan pasca tambang Ombilin di Sumatera Barat seluas 201 hektar, Tanjung Enim di Sumatera Selatan seluas 224 hektar, serta di Bantuas di Kalimantan Timur. Potensi PLTS di masing-masing lahan tersebut mencapai 200 Megawatt (MW).