Sambut Toyota Innova Hybrid, Dealer Sudah Buka Pemesanan

ulinulin.com – JAKARTA – Nama Toyota Kijang Innova Hybrid semakin ramai dibicarakan oleh kalangan otomotif. Belakangan santer soal Innova berteknologi elektrifikasi akan meluncur di Indonesia pada tahun ini. Bahkan, sejumlah sales dari dealer resmi sudah membuka pemesanan.

Menurut Oto.com yang telusuri beberapa dealer Jabodetabek ternyata sudah ada calon konsumen yang rela mengantre dengan membayar booking fee untuk bisa memiliki Innova berlektrifikasi itu. Tentu ini cukup menarik karena sampai saat ini belum ada spesifikasi detail dan bentuk yang lengkap terkait produk terbaru Toyota tersebut.

“Sudah ada sekitar 20 konsumen yang mengantre untuk mendapatkan Innova hybrid ini. Biaya booking fee-nya sekitar Rp 5 juta sampai Rp 10 juta. Perkiraan barang diantarkan pada Desember mendatang,” ucap salah satu tenaga penjual Toyota, Minggu (19/9/2022) lalu.

Tenaga penjual lain mengungkapkan, Innova Hybrid akan dihadirkan pada pertengahan November mendatang. Soal harga detailnya, kemungkinan akan lebih mahal sekitar Rp 50 juta sampai Rp 60 juta dari varian diesel saat ini.

“Variannya ada tiga, yakni G, V dan Q seperti yang ada saat ini. Kemudian pilihan warna ada lima, yakni silver, abu-abu, hitam, putih dan dark steel,” ucap tenaga penjual Toyota lainnya.

Innova Diesel Inden

Kehadiran Innova hybrid ini sepertinya berpengaruh pada produksi dari model diesel yang terkenal menjadi primadona. Dari beberapa tenaga penjual, bagi konsumen yang mengincar MPV penenggak bahan bakar diesel tersebut sudah diarahkan untuk membeli yang bermesin bensin. Alasannya, indennya sudah sampai tahun depan.

“Ini yang mengantre sudah sangat panjang. Kemungkinan akan dapat di Maret 2024. Jika ada yang memang ingin sekali model diesel, mau tidak mau harus menunggu lama. Untuk semua varian bahkan. Tapi kita tawarkan juga yang bermesin bensin, karena barangnya ready. Mungkin menunggu satu bulan,” ucap salah seorang tenaga penjual Toyota.

Apakah kelangkaan model diesel ini akibat rencana akan datangnya Innova hybrid? Tidak ada yang bisa memastikan namun kemungkinan besar terpengaruh lini produksi yang sama. Meski demikian, bagi calon konsumen yang tetap menginginkan Innova dan tertarik dengan mesin bensin, diskon yang ditawarkan juga cukup menggoda. Pengajuan diskon Innova bensin bisa sekitar Rp 10 jutaan. Menarik bukan?

Selain itu, bila melihat data Gaikindo, penjualan Innova sejak awal tahun hingga Agustus lalu secara wholesale di angka 30.190 unit. Varian diesel masih menjadi yang terlaris yakni dengan angka 21.763 unit. Ini memperlihatkan konsumen masih melirik diesel sebagai salah satu kendaraan favorit di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak.

Bocoran Innova Terbaru

Inforasi yang banyak beredar belakangan ini adalah penggunaan nama Innova Zenix untuk produk yang akan hadir. Penamaan ini tidak diberikan pada model hybrid namun pada mesin bensin. Ubahannya, selain menggunakan mesin 2.0 liter juga sudah menggunakan chassis monokok dengan teknologi TNGA yang kemungkinan diambil dari Corolla Cross Hybrid.

Selain itu, bocoran informasi lain opsi diesel memang akan ditinggalkan. Kelak Innova akan tersedia dua opsi yakni mesin bensin dan hybrid dengan penggunaan transmisi CVT yang menggantikan AT konvensional. Sistem penggerakknya tentu berubah dari gardan belakang ke roda depan untuk kedua model.

Soal mesin hybridnya, Toyota mengombinasikan mesin 2.0 liter dan baterai lithium-ion. Soal besaran tenaga belum hadir resmi namun dipastikan akan memberikan performa yang lebih baik dibandingkan mesin diesel dan bensin lawasnya.

Fitur yang hadir kemungkinan adalah Toyota Safety Sense (TSS) terbaru dengan fitur T-Intouch sebagai standar. Pastinya standar fitur seperti engine start-stop, sunroof di tipe tertinggi, layar digital di meter cluster, akan hadir sebagai kenyamanan konsumen.(SETYO ADI / WH)

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”