Sanghyang Tikoro, Pesona Alam Eksotis yang Penuh Misteri di Bandung

ulinulin.com – Ketika hari libur tiba, maka salah satu aktivitas yang sangat perlu untuk Anda lakukan yaitu berlibur. Kegiatan berlibur nyatanya memang bisa membuat otak kita jadi sedikit lebih rileks. Anda bisa mengunjungi wisata alam, seperti pantai, gunung, air terjun, maupun gua. Salah satu yang sangat di rekomendasikan bagi Anda yaitu Sanghyang Tikoro di Bandung Barat.

Tempat ini merupakan sebuah wisata yang berupa gua dan sungai bawah tanah yang berada dekat dengan Bendungan Saguling. Mengunjungi tempat ini Anda akan disuguhkan pemandangan yang lain dari yang lain. Asal kata dari Sanghyang yaitu sesuatu yang disucikan, seperti dalam kata Sanghyang Widhi.

Sedangkan asal kata untuk Tikoro sendiri dalam Bahasa Indonesia adalah tenggorokan. Mengunjungi tempat ini Anda akan disuguhkan keistimewaan yang tentunya tidak mungkin bisa Anda lupa.

Daya Tarik yang Dimiliki Sanghyang Tikoro

1. Goa yang Indah

Sanghyang Tikoro merupakan sebuah gua yang berada di Bandung Barat. Keindahan alam yang disuguhkan oleh tempat ini memang begitu apik. Anda akan disuguhkan sebuah gua yang alami berupa bebatuan kapur yang masih sangat terjaga karena belum terjamah oleh tangan-tangan manusia.

Goa tersebut merupakan lokasi dimana aliran sungai Citarum. Nama Sanghyang Tikoro sendiri memiliki arti tenggorokan suci. Anda harus menuju ke wilayah Saguling untuk bisa mengunjungi tempat ini. Gua tersebut terdapat di balik bendungan yang membatasi aliran air dari Sungai Citarum.

Semua itu terbagi menjadi dua, yaitu bagian sebelah kanan aliran air menuju ke gua, sedangkan bagian kiri mengalir ke permukaan tanah. Bagi masyarakat sekitar, gua ini memang cukup dikenal.

2. Sanghyang Kenit

Aliran dari Sungai Citarum yang ditelan oleh Sanghyang Tikoro dikenal dengan nama Sanghyang Kenit. Tempat tersebut juga merupakan sebuah gua yang berada di area tebing di di bawahnya. Lokasi dari Sanghyang Kenit ini memang lebih aman dan terbuka bagi siapa saja yang mengunjunginya.

Goa di tempat ini sendiri memang tidak diperuntukkan untuk wisata umum dikarenakan faktor keamanan. Akan tetapi, jika Anda ingin menjelajah gua bebatuan ataupun berenang, Anda masih bisa mengunjungi Sanghyang Kenit.

Meski bisa mengunjungi lokasi ini, Anda tetap harus berhati-hati dan diwajibkan untuk dikawal oleh seorang pemandu yang telah profesional dan berpengalaman. Nantinya Anda sebagai wisatawan bisa menikmati air yang begitu segar di tengah-tengah air yang dikelilingi tebing kapur yang begitu megah.

3. Gua yang Misterius

Daya tarik berikutnya dari Sanghyang Tikoro yaitu tempat ini sangatlah misterius. Jika dilihat dari namanya, destinasi wisata ini memang tampak mempunyai posisi yang sangat terhormat di mata orang sunda.

Maka dari itu, banyak wisatwan yang berdatangan ke tempat ini untuk melakukan ritual. Bahkan wisata ini juga beberapa kali dijadikan sebagai salah satu lokasi untuk acara msiteri seperti Uji Nyali.

Yang membuatnya semakin misterius, konon di lokasi tersebut akan terdengar suara tersedak ketika Anda melemparkan sesuatu ke dalam gua. Terlepas dari adanya kebenaran mitos atau tidak, membuat aliran air di sekitar lokasi tetap terjaga kebersihannya. Karena tidak ada yang berani untuk membuang sampah atau mengotori loaksi ini.

Saat Anda sudah berada di lokasi sungai bawah tanah yang terdapat di Sanghyang Tikoro, maka Andapun akan mulai berpikir mengenai kemanakah aliran air yang masuk ke dalam area gua tersebut? Keluar ke mana dan ke arah mana air tersebut akan dibawa?

Hingga saat ini misteri tersebut masih belum terpecahkan. Tak ada seorangpun yang berani mencari jawaban mengenai hal tersebut. Aliran sungai dari gua misterius tersebut memang akan selalu menjadi misteri dari mana dan ke mana.

Selain itu juga tempat wisata ini mempunyai sejarah dan keindahan alam yang tak terperi. Di area sekitarnya juga masih begitu alami, karena belum dijamah oleh penduduk. Seringkali tempat wisata alam yang berlokasi di Bandung tersebut dijadikan tempat untuk melakukan ritual seperti semedi. Terutama di bagian pinggir gua dan bagian atas dari gua.

4. Edukasi Geologi di Sanghyang Tikoro

Sebelum dilakukan pembangunan PLTA, aliran air yang menuju ke Sanghyang Tikoro tersebut sangatlah berbahaya dan cukup deras. Dahului masayarakat dilarang untuk melihat atau bahkan turun ke lokasi gua. Dulu, lokasi ini alirannya cukup deras sehingga menutupi bagian depan gua.

Para pengunjung bisa menyaksikan dari dekat betapa indahnya bebatuan yang terbentuk akibat tetesan air yang jatuh selama jutaan tahun yang lalu. Warna warni bebatuan disini juga cukup menakjubkan sehingga cocok untuk dijadikan background foto.

Karena fenomena alam yang indah, akhirnya tempat ini kerap kali dijadikan tempat penelitian bagi para mahasiswa yang kuliah di bidang geologi.

Kedalaman di area bawah tanah ini bisa mencapai kurang lebih 800 meter. Menurut penuturan seorang ahli biologi berkebangsaan Belanda, tempat tersebut merupakan tempat bocornya Danau Bandung Purba.

Lebih lanjut ia menjelaskan Terdapat hubungan urutan sejarah antara munculnya Gunung Tangkuban Perahu dengan proses geologi yang terjadi di wilayah Bandung.

5. Batuan Purba

Di lokasi wisata ini pernah dilakukan sebuah penelitian geologi. Dari penelitian tersebut diyakini bahwasa goa ini merupakan lubang kebocoran dari danau Purba. Namun, hingga saat ini belum dilakukan sebuah penelitian yang lebih detail dan mendalam.

Hal itu dikarenakan memang gua dianggap terlalu berbahaya. Maka dari itulah, tidak heran jika tempat tersebut hingga saat ini belum bisa dipastiakn kebenarannya. Pernyataan terkait mengenai kebocoran itu dianggap belum pasti oleh peneliti lain.

Karena memang tidak terdapat fakta yang cukup kuat, sehingga banyak yang berpendapat jika goa ini terbentuk akibat arus yang kuat dari sungai Citarum dan terjadi selama jutaan tahun lalu.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Bagi Anda yang tertarik dan ingin mengunjungi Sanghyang Tikoro, maka Anda bisa segera meluncur ke arah pusat Kota Bandung. Untuk bisa mencapai area wisata goa ini, waktu yang Anda butuhkan setidaknya 1 jam 20 menit. Sedangkan Jarak yang harus ditempuh yaitu sejauh 47 km.

Di tempat tersebut memang belum banyak pelancong maupun pengunjung, baik itu warga Bandung asli ataupun wisatawan luar daerah. Hal itu dikarenakan memang tempat ini tidak dibuat untuk dijadikan sebagai tempat wisata hiburan. Alasan lainnya yaitu rute untuk menuju ke tempat ini memang masih belum bagus.

Sekalipun Sanghyang Tikoro bisa dibilang sepi oleh pengunjung, tapi tempat ini memang menawarkan keindahan alam yang begitu memukau dan terbilang masih sangat asri. Anda bisa mengunjungi tempat tersebut gratis dan tidak akan dikenakan biaya tiket sama sekali.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Sanghyang Tikoro

1. Berburu Foto

Tentunya salah satu aktivitas menarik yang tidak boleh dilewatkan ketika hendak pergi berlibur, di mana pun itu, adalah berburu foto. Terlebih saat ini sudah banyak sekali social media tempat Anda bisa memamerkan foto. Seperti contohnya Instagram, Facebook, tiktok dan lain sebagainya.

Berlibur ke Sanghyang Tikoro, maka dirasa tidak sah jika Anda tidak berburu foto. Tempat ini masih terbilang sangat alami. Anda bisa menyaksikan tebing kapur yang berdiri kokoh. Pepohonan yang tumbuh menjulang tinggi berwarna hijau rindang. Dan juga sungai bawah tanah dengan alirannya yang nampak cukup deras dan misterius.

Semua hal tersebut tentunya akan sangat sayang jika tidak diabadikan melalui jepretan kamera. Maka dari itulah, sebelum Anda berangkat ke lokasi ini pastikan lebih dahulu Anda sudah membawa serta kamera. Atau setidaknya Anda sudah mempersiapkan HP dengan kapasitas memori yang cukup. Karena ada banyak sekali spot instagramable di sini.

2. Bersantai

Aktivitas berikutnya yaitu bersantai. Bersantai di Sanghyang Tikoro memang akan terasa berbeda jika Anda sekedar bersantai di rumah. Terlebih bagi Anda yang tinggal di daerah perkotaan. Suasana yang bising, ramai, ditambah lagi oleh polusi udara, membuat Anda tentu butuh tempat seperti goa yang ini.

Di sinilah Anda bisa menghirup udara segar yang sangat menyejukkan. Anda bisa melihat pemandangan alam sekitar, sambil lalu melupakan sejenak penat aktivitas sehari-hari. Suara arus air bawah tanah, udara yang menghembus melewati dedaunan pohon serta pemandangan gua yang tampak begitu megah, merupakan kombinasi yang amat luar biasa.

3. Meditasi

Meditasi merupakan salah satu aktivitas yang sangat bermanfaat. Bahkan tidak jarang pakar kesehatan juga menyarankan agar kita menyempatkan diri untuk melakukan meditasi. Seperti yang telah di singgung di atas, Sanghyang Tikoro merupakan salah satu tempat yang cukup sakral.

Di tempat ini banyak sekali mitos yang beredar dan dipercaya oleh masyarakat sekitar. Karena itulah, tidak sedikit orang yang mengunjungi tempat ini dengan tujuan melakukan ritual. Anda akan menemukan beberapa orang tengah bertapa di area wisata tersebut.

Terlepas dari benar atau tidaknya mengenai mitos yang ada di tempat ini, namun percayalah, tempat ini memang sangat tenang dan sunyi. Ketika Anda melakukan meditasi di tempat ini, maka Anda akan merasa seolah menyatu dengan alam sekitar.

Karena itu, ketika berkunjung ke Sanghyang Tikoro, tidak ada salahnya Anda meluangkan waktu sejenak untuk melakukan meditasi. Dengan meditasi inilah pikiran kita jadi lebih rileks dan tenang.

Fasilitas yang Tersedia di Kawasan Wisata

Sanghyang Tikoro merupakan salah satu objek wisata yang tidak sama seperti tempat lainnya. Di tempat ini memang Anda tidak dibiarkan secara leluasa untuk bermain di sekitar. Hal itu dikarenakan selain area tersebut merupakan area proyek pembangunan milik pemerintah daerah, lokasi ini juga cukup berbahaya.

Jadi ketika Anda berkunjung ke tempat ini, wajar saja jika tidak terdapat fasilitas umum yang memadai di tempat tersebut. Anda tidak akan menemukan adanya mushola, toilet, lahan parkir, maupun warung. Karena itu, sebelum Anda ingin berkunjung ke lokasi wisata ini, maka Anda harus membawa bekal lebih dahulu dari rumah.

Pengunjung juga tidak diperkenankan untuk berada lama di lokasi. Alasannya yaitu demi keamanan dan juga keselamatan pengunjung itu sendiri. Karena di tempat tersebut memang merupakan area pengerjaan proyek PLTA.

Itulah tadi ulasan mengenai Sanghyang Tikoro yang perlu untuk Anda ketahui. Informasi ini semoga bisa memudahkan Anda ketika ingin berkunjung ke lokasi wisata ini bersama dengan keluarga, kerabat ataupun pasangan Anda.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website javatravel.net. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”