Sejenak Bernostalgia Lomba Agustusan yang Penuh Dengan Kebahagiaan

ulinulin.com – Hari Kemerdekaan tak melulu soal upacara peringatan, bicara soal Hari Kemerdekaan maka wajib hukumnya membahas lomba Agustusan.

Beragam lomba akan diselenggarakan dalam upaya memeriahkan hari jadi Indonesia. Lomba-lomba tersebut tentu dibuat bukan hanya sekadar iseng belaka melainkan menyisipkan berbagai esensi yang berguna untuk kehidupan sehari-hari.

Sambil bernostalgia, marilah kita renungkan kembali esensi dari lomba yang sering diadakan tiap 17 Agustus.

Rubrik Finansialku

Mengenang Kembali Serunya Bermain Lomba Agustusan

Pagi ini aku dibuat terkekeh ketika secara tidak sengaja melihat fotoku saat berlomba memasukkan belut ke botol pada 17 Agustusan beberapa tahun silam.

Wajah polos seorang anak yang tengah bersusah payah menangkap licinnya sang belut yang berusaha kabur.

Tak peduli sesulit apa, terlihat sang anak dalam foto tersebut menunjukkan usaha yang maksimal. Entah untuk memenangkan hadiah atau hanya sebatas mengejar gengsi sebagai pemenang.

Belakangan semenjak terus bertambahnya sang umur, kita mulai melupakan hal-hal sederhana seperti kebahagiaan sang anak tadi. Kita terus berpacu dengan berbagai kewajiban dan tuntutan yang harus diselesaikan.

Cobalah hentikan sejenak kegiatan tersebut! Mari kita bersantai bersama mengenang masa-masa yang menjadikan kita seorang anak yang bebas dan selalu tertawa lepas.

Tertawa seperti wajah anak ini sangat membahagiakan

Sebagai seorang anak, 17 Agustus adalah hari yang selalu kita nantikan. Bagaimana tidak, pada periode menjelang 17 Agustus, sore hari kita akan menjadi sore yang menyenangkan.

Berbagai macam jenis lomba akan diadakan dan kita bisa berpartisipasi di dalamnya.

Menikmati tantangan dari permainan, bersaing dengan kawan, hingga menertawakan tindakan konyol para peserta lain yang tengah berusaha keras. Canda gurau dan gelak tawa akan ramai meriuhkan suasana komplek tiap sore hari.

Para orangtua tak ketinggalan menikmati sajian tersebut, menertawakan polah bocah hingga mendukung sang buah hati menjadi pemenang.

Kita tak pernah peduli terhadap tawa para penonton di sekitar kita, tak peduli muka berlumur oli, hingga badan yang dipenuhi keringat. Bagi kita, keseruan menjalani lomba-lomba yang ada merupakan kesempatan yang datang hanya satu tahun sekali.

Sementara menjadi pemenang dan mendapat hadiah adalah bonus. Namun, menghabiskan waktu dan tertawa bersama teman yang tersimpan dalam satu memori pengalaman selalu menjadi hadiah utama.

Alangkah senangnya bisa menjalani momen-momen tersebut. Berbeda dengan kita yang saat ini pikiran dan tenaganya selalu tercurahkan untuk kepentingan pekerjaan dan kesibukan lainnya.

Sulit rasanya kita bisa kembali pada masa itu, masa-masa di mana hidup hanya sebatas untuk kesenangan tanpa ada tanggung jawab berarti.

Andai punya mesin waktu, ingin rasanya kembali pada ingatan masa itu dan berpartisipasi kembali pada perlombaan 17 Agustus.

Kemeriahan 17 Agustus disambut oleh warga komplek

Apa daya mesin waktu belum ditemukan dan kita cenderung tak punya waktu untuk melakukan kegiatan tersebut.

Maka dari itu, mari kita mengenang kembali bersama lomba 17 Agustusan yang pernah kita jalani dan berharap bisa melakukannya kembali pada tahun ini!

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an

6 Lomba 17 Agustusan yang Patut Anda Kenang

Coba ingat-ingat kembali apa yang Anda lakukan saat mengikuti lomba 17 Agustusan? Pasti Anda akan tersenyum dan merasa bahagia!

Tidak ada salahnya kita bernostalgia pada 6 lomba 17 agustusan yang dipenuhi dengan makna hidup.

#1 Lomba Makan Kerupuk

Lomba yang satu ini adalah salah satu lomba legendaris dalam perayaan hari kemerdekaan. Dari Sabang sampai Merauke rasanya setiap komplek akan selalu menyisipkan lomba yang satu ini.

Lomba ini memang bisa dibilang lomba yang paling mudah di antara lomba lainnya.

Anda tentu masih ingat, tangan disimpan di belakang, kerupuk berloncat-loncatan dan mulut Anda akan pergi ke manapun mengikuti si kerupuk pergi.

Seorang anak sedang berusaha untuk menghabiskan kerupuk secepatnya

Dalam mengikuti lomba ini peserta tidak diperlukan memiliki skill yang mumpuni. Asalkan bisa mengunyah dan menelan secara cepat dan sporadis dapat dipastikan ia akan keluar sebagai pemenang.

Di beberapa daerah untuk membuat lomba menjadi lebih sulit, kerupuk yang digunakan adalah kerupuk berukuran jumbo.

Dari lomba ini kita bisa belajar bahwa dalam menggapai sesuatu kita harus pergi mengikuti apa yang kita cari. Bagi siapa pun yang berdiam diri, sesuatu tersebut tidak akan pernah mendatangi kita.

#2 Panjat Pinang

Panjat pinang merupakan salah satu lomba legendaris lainnya pada perhelatan perlombaan 17 Agustusan.

Berbeda dengan lomba kerupuk yang individualis, panjat pinang merupakan lomba kolektif yang menjunjung tinggi kerja sama.

Pinang tinggi nan kokoh akan ditancapkan di lapangan komplek. Untuk menyulitkan para pemanjat, pinang ini akan diolesi dengan oli bekas dan diberi gundukan lumpur basah di dasarnya.

Sementara belasan hadiah menarik telah digantung di puncak menanti dipetik oleh tim yang berhasil.

Peserta panjat pinang saling bahu membahu meraih impiannya

Lomba ini menuntut kerja sama yang baik oleh para peserta agar bisa mencapai puncak. Mulai dari keberadaan pemanjat yang ahli, pondasi yang kokoh dan strategi yang tepat.

Selain skill perorangan, kerja sama dan komunikasi wajib dimiliki agar tidak terjadi miskomunikasi yang berujung robohnya pondasi dan pupusnya impian.

Panjat pinang mengajarkan kepada kita bahwa dalam menggapai tujuan kerja sama adalah kunci utama. Kerja sama yang menuntut kita saling memahami satu sama lain dan percaya pada rekan bahwa tugas masing-masing dapat dikerjakan.

Tanpa ada kerja sama, hadiah yang kita kejar akan selalu bergantung di atas kita dan tak bisa kita raih.

#3 Lomba Mengambil Koin

Lomba mengambil koin merupakan lomba adu cepat dalam mengambil koin menggunakan mulut. Koin tersebut ditancapkan di semangka atau jeruk yang telah dilumuri oli bekas atau tepung.

Sama halnya dengan lomba kerupuk, semangka atau jeruk akan digerakkan untuk mempersulit pengambilan koin.

Meskipun wajah kotor dipenuhi oleh oli, tetap membuat anak-anak semangat mengikuti lomba ini

Lomba ini menjanjikan hiburan yang menarik ketika melihat para peserta bersusah payah mengambil koin sembari muka sudah belepotan terkena oli bekas. Tak jarang muka peserta juga terpukul semangka yang bergerak tidak karuan.

Peserta yang terbanyak mengumpulkan koin akan didapat sebagai juaranya.

Melalui lomba ini kita dapat menarik pembelajaran bahwa siapa pun yang ingin meraih sesuatu, harus siap menerima segala risiko. Mulai dari bersusah payah hingga bisa saja tertampar realita yang diibaratkan dengan terkena semangka.

[Baca juga: Link Download Logo HUT RI Ke-77 Beserta Filosofinya, Lengkap!]

#4 Lomba Balap Karung

Lomba balap karung merupakan lomba yang sebenarnya mudah dan tidak memerlukan skill khusus. Cukup masuk ke dalam karung, lalu meloncat-loncat secepat mungkin mendahului peserta lain menuju garis finish.

Meski terlihat sederhana, lomba yang satu ini memerlukan tingkat hati-hati yang sangat tinggi. Bila terlalu cepat dalam meloncat, dapat dipastikan Anda akan mencium tanah air. Namun bila terlalu berhati-hati, Anda juga bisa saja ditinggalkan oleh peserta lain.

Jatuh pun tak masalah, mereka tetap semangat menyelesaikan perlombaan hingga garis finish

Berkat lomba ini kita dapat mempelajari bahwa dalam mengejar impian kita diharuskan melakukannya secepat mungkin agar tidak terdahului oleh orang lain.

Namun jika mengutamakan kecepatan dan tidak berhati-hati, justru kita yang akan tertimpa masalah. Sementara impian kita semakin jauh dan orang lain yang lebih berhati-hati akan mendahului kita.

#5 Lomba Balap Kelereng

Jika lomba balap karung mengutamakan kecepatan, lomba yang satu ini justru sebaliknya. Lomba balap kelereng menuntut tingkat kehati-hatian yang ekstra.

Pada dasarnya, lomba ini mengharuskan kita cepat-cepatan sampai garis finish sembari menggigit sendok yang terdapat kelerengnya.

Jika hanya bermodalkan kecepatan, niscaya kelereng akan terjatuh dan kita memulai lagi dari awal. Sementara jika kita hati-hati dan menjaga keseimbangan, mencapai garis finish bukanlah sesuatu yang sulit.

Butuh konsentrasi dan kehati-hatian dalam menyelesaikan perlombaan ini

Lomba ini memberikan pelajaran bagi kita untuk melangkah dengan hati-hati, meski pelan yang penting bisa sampai garis finish. Daripada cepat dan salah langkah justru menjatuhkan kita dan membuatnya semuanya dimulai dari awal lagi.

#6 Lomba Memasukkan Belut ke Botol

Lomba ini diidentikkan dengan para pemberani karena banyak orang yang terkadang sudah kalah sebelum bertanding. Mereka kalah karena sudah keburu jijik dengan belut dan akhirnya tidak mengikuti perlombaan.

Lomba ini sebenarnya sangat sederhana, hanya perlu memindahkan belut yang disimpan di ember ke dalam botol sirup.

Namun kesulitan dimulai ketika menangkap belut yang licin. Setelah bersusah payah menangkapnya, kita juga harus memegang dengan erat agar belut tidak terlepas dalam proses pemindahan.

Kesulitan terakhir adalah memasukkan si belut ke botol. Belut yang licin dan tidak mau diam ini membuat memasukannya pada botol menjadi pekerjaan yang menyusahkan dan menuntut kesabaran.

Seorang pemuda sedang memasukkan belut ke dalam sebuah botol

Dalam aspek kehidupan, kita bisa mendapatkan ilmu dari lomba ini, bahwasanya kesempatan itu sesuatu yang sulit diraih dan harus dipegang erat-erat agar tidak lepas dari genggaman kita.

Selain menggenggam erat, kesempatan tersebut harus kita eksekusi secara sabar dan hati-hati agar berhasil dan bermanfaat bagi kita.

Apakah Kangen Anda Telah Terobati?

Nostalgia lomba Agustusan ini tentunya hanya sebatas menjadi obat rindu sementara. Narasi dan imajinasi tidak akan sepenuhnya menghadirkan sensasi yang nyata.

Oleh karena itu, bila rindu Anda belum terobati, tunggu apalagi, segera mainkan lomba-lomba ini.

Bulan Agustus sudah dekat, jadi ini kesempatan yang pas untuk memainkan lomba-lomba tersebut.

Kembali ceria seperti anak kecil adalah sesuatu yang menyenangkan dan patut dicoba. Ingat, lomba ini tak sekedar permainan, namun banyak esensi yang bisa Anda pelajari.

Apakah Anda punya kenangan tentang lomba 17 Agustusan? Jangan malu dan silakan ceritakan kenangan Anda pada kolom komentar yang tersedia!

Atau Anda punya lomba agustusan lain yang tidak disebutkan di atas? Silakan tuliskan dan ceritakan juga kepada kami melalui kolom komentar.

Anda juga dapat membagikan setiap artikel dari Finansialku kepada teman-teman Anda!

Sumber Gambar:

    Lomba Agustusan – https://goo.gl/hkUUY3

    Anak Tertawa – https://goo.gl/LBLTFu

    Lomba 17 Agustus – https://goo.gl/9xqXrQ

    Lomba Agustusan Makan Kerupuk – https://goo.gl/QKeLJw

    Lomba Agustusan Panjat Pinang – https://goo.gl/359mfH

    Lomba Agustusan Balap Karung – https://goo.gl/nyvqeu

    Lomba Agustusan Balap Kelereng – https://goo.gl/BPGuV4

    Lomba Agustusan Koin – https://goo.gl/zH6G7b

    Lomba Agustusan Belut – https://goo.gl/GojjGz