Selalu Nyeri Saat Haid? Coba 10 Cara Ini untuk Mengatasinya

ulinulin.com – Menstruasi atau yang lebih akrab dipanggil haid adalah gejala alamiah yang terjadi pada wanita pada usia tertentu. Biasanya wanita mulai mengalami gejala menstruasi atau haid ini dari usia 10-15 tahun dan berakhir pada usia kurang lebih 40 tahun. Gejala berhentinya haid atau menstruasi ini disebut dengan menopause.

Menstruasi atau haid sendiri merupakan gejala yang terjadi pada wanita berupa keluarnya darah dari vagina yang diakibatkan oleh proses peluruhan dinding rahim. Siklus ini biasanya terjadi setiap bulan karena menebalnya dinding rahim yang artinya siap untuk memproduksi janin.

Akan tetapi jika tidak terjadi kehamilan atau tidak terisi janin, maka dinding rahim tersebut akan meluruh dan keluar melalui vagina. Hal inilah yang disebut menstruasi. Proses ini biasanya menimbulkan berbagai keluhan dari mulai nyeri, pusing, hingga lemas. Tapi tahukah kamu bagaimana cara ampuh mengatasi masalah tersebut?

Nah, tak perlu berlama-lama lagi, Kamini akan memberikan beberapa cara untuk mengatasi nyeri haidmu!

1. Olahraga Teratur

* sumber: hellosehat.com

Tak sedikit di antara wanita yang mengeluh akan nyeri haid sehingga menimbulkan rasa malas bergerak untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Rasa malas tersebut biasanya mendorong mereka untuk terus berdiam diri tanpa melakukan aktivitas apapun.

Padahal, diam tanpa bergerak saat menstruasi bukanlah pilihan yang tepat karena saat menstruasi atau haid, tubuh juga perlu bergerak salah satunya dengan melakukan olahraga. Lakukanlah olahraga ringan saat haid tiba agar peredaran darah tetap lancar.

Dengan berolahraga ringan saat haid, sirkulasi darah pada tubuh akan semakin lancar dan baik. Hal ini dinilai dapat meminimalisir nyeri haid yang biasa wanita keluhkan.

2. Atur Pola Makan

Siklus menstruasi biasanya mempengaruhi nafsu makan sehingga para wanita yang tengah dalam siklus menstruasi mengalami penurunan nafsu makan. Karena berkurangnya nafsu makan ini, tak sedikit diantaranya yang mengurangi porsi makan atau bahkan tak makan sama sekali.

Padahal, tindakan tersebut merupakan tindakan yang salah. Dengan pola makan yang tak teratur, tubuh akan lebih terasa lemas akibat energi yang diproduksi berkurang. Selain itu dengan tak teraturnya pola makan, dapat menyebabkan datangnya penyakit lain seperti maag.

Maka dari itu, meskipun nafsu makanmu berkurang, kamu tetap harus cerdas dalam mengatur pola makan agar tetap sehat. Tak hanya itu, pola makan yang teratur juga dapat meminimalisir nyeri haid yang mengganggu.

3. Konsumsi Makanan Bergizi dan Menyehatkan

* sumber: www.alodokter.com

Selain mengatur pola makan, kamu juga harus pandai memilih makanan untuk dikonsumsi. Konsumsilah makanan yang mengandung serat dan gizi tinggi agar tubuhmu tetap sehat dan kebutuhan gizimu tercukupi.

Jangan mengonsumsi makanan pedas, soda, alkohol, dan makanan berlemak tinggi karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuhmu terlebih saat menstruasi tiba. Konsumsilah makanan bergizi yang baik bagi kesehatan seperti buah-buahan dan sayur.

4. Konsumsi Air Rebusan Kunyit

* sumber: hellosehat.com

Kunyit merupakan bahan alami yang dipercaya memiliki kandungan bermanfaat bagi kesehatan . Salah satunya sebagai pereda nyeri haid. Hal ini sudah dipercaya secara turun-temurun bahwa kunyit merupakan bahan alami yang dapat meredakan nyeri haid.

Bahkan beberapa perusahaan jamu juga membuat ramuan kunyit ini sebagai bahan dasar obat pereda nyeri haid dan diperjualbelikan secara umum. Akan tetapi jika kamu khawatir akan bahan yang digunakan pada jamu kemasan botol, lebih baik mengonsumsi jamu kunyit hasil buatan sendiri.

Caranya sangat mudah yaitu parut kunyit hingga halus lalu rebus pada air hingga mendidih. Tiriskan sesaat, lalu saring agar sari kunyit dengan air terpisah.

Setelah terpisah, air rebusan kunyit bisa kamu konsumsi secukupnya hingga rasa nyeri haidmu berkurang. Hal ini dibuktikan secara ilmiah bahwa kandungan kurkumin pada kunyit ternyata dapat menjadi anti-peradangan pada keram yang terjadi pada perut selama menstruasi.

5. Istirahat yang Cukup

* sumber: hellosehat.com

Selain tubuh harus digerakkan agar sirkulasi darah pada tubuh tetap lancar, hal tersebut juga tetap harus diimbangi dengan istirahat yang cukup. Beristirahatlah secukupnya agar tubuhmu tak kelelahan dan lemas. Lakukanlah istirahat seperti tidur siang atau tidur tidak terlalu malam.

Dengan istirahat yang cukup, tubuh akan kembali fresh sehingga nyeri haid akan terminimalisir. Meskipun istirahat diperlukan, akan tetapi tetap saja istirahat secara berlebihan itu dilarang, ya!

6. Kompres dengan Air Hangat

* sumber: www.honestdocs.id

Minum air rebusan kunyit merupakan sebuah tindakan antisipasi dari dalam tubuh. Tak cukup hanya dari dalam, antisipasi peredaan nyeri haid juga perlu dilakukan dari luar tubuh yaitu dengan cara mengompresnya dengan air hangat. Cara ini dinilai dapat meredakan nyeri haid sehingga tubuh akan terasa nyaman.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kamini.id. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”