Stopkontak atau HP, Mana yang Sebaiknya Lebih Dulu Dicolok Saat Ngecas?

ulinulin.com – Ngecas atau mengisi daya pada handphone (HP) mungkin telah menjadi kebiasaan yang jamak dilakukan saat ini. Saking jamaknya, barangkali bakal menjadi hal yang aneh apabila terdapat pengguna yang tidak memahami proses untuk mengisi daya pada HP.

Daya pada HP pada dasarnya bakal habis seiring waktu pemakaian. Dengan demikian, Cas HP diperlukan agar daya pada baterainya kembali terisi. Sehingga, HP nantinya bisa dioperasikan lagi untuk beraktivitas sehari-hari.

Supaya proses cas HP bisa berjalan, pengguna setidaknya membutuhkan tiga hal dasar, yakni charger (alat pengisi daya), sumber daya listrik, dan stopkontak (wadah penghubung charger dengan sumber daya listrik).

Secara sederhana, untuk mengisi daya pada baterai, HP perlu dihubungkan ke charger. Kemudian, charger itu dicolokkan atau disambungkan ke stopkontak yang terdapat sumber daya listrik.

Bila rangkain tersebut berjalan maka baterai HP bakal terisi dayanya. Pengguna tinggal menunggu hingga daya baterai terisi penuh dan HP siap untuk digunakan lagi. Cukup sederhana bukan proses cas HP?

Kendati sesederhana itu, dalam beberapa kasus tertentu mungkin pengisian daya bisa mengurangi kesehatan baterai HP. Perlu diketahui, kesehatan baterai adalah durasi pemakaian baterai sebelum perlu diisi daya atau kemampuan dalam menyimpan daya.

Dari gambaran rangkaian di atas, setidaknya dapat ditemukan dua pola kebiasaan pengguna dalam mengisi daya pada baterai HP. Kebiasaan pertama adalah pengisian daya dilakukan dengan menghubungkan charger ke HP dulu, lalu dicolok ke stopkontak.

Kedua, pengisian daya dilakukan dengan menghubungkan charger ke stopkontak dulu, lalu dicolok ke HP. Dari dua kebiasaan pengisian daya itu, antara ngecas dengan mencolok ke stopkontak atau HP dulu, salah satunya bisa menyebabkan kesehatan baterai menurun.

Lantas, bagaimana cara cas HP yang benar? mana yang lebih baik antara ngecas dengan mencolok ke stopkontak atau HP dulu? Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasan di bawah ini.

Cara ngecas HP yang benar

Sebagian dari Anda mungkin pernah menjumpai percikan api yang muncul dari stopkontak, saat menyambungkan charger untuk mengisi daya HP. Percikan api tersebut terjadi akibat terdapat lonjakan tegangan listrik dalam waktu yang singkat.

Dikutip dari laman resmi produsen konektor daya, Hongyi Tech Group, tegangan listrik semacam itu bisa mendorong kesehatan baterai pada HP terus menurun.

Untuk menghindari lonjakan tegangan listrik, pengguna disarankan untuk mengisi daya dengan urutan menghubungkan charger ke stopkontak terlebih dahulu. Dengan urutan tersebut, tegangan listrik berintensitas tinggi dapat diredam dulu oleh charger.

Setelah menghubungkan charger ke stopkontak, pengguna bisa mulai menyambungkan kabelnya ke port HP. Cara ini dikatakan bakal lebih aman untuk menjaga kesehatan baterai ketimbang menghubungkan charger ke HP terlebih dahulu.

Meski dikatakan lebih aman, bukan berarti charger boleh dibiarkan terus menerus terpasang di stopkontak. Charger yang terus terpasang di stopkontak bisa menimbulkan korsleting, apalagi charger yang dipakai berkualitas buruk atau abal-abal.

Oleh karena itu, setelah daya baterai HP terisi penuh, sebaiknya charger juga perlu dilepas dari stopkontak. Menjaga kesehatan baterai bisa dilakukan dengan memahami cara ngecas HP yang benar terlebih dahulu.

Dengan menghubungkan charger ke stopkontak dulu, setidaknya dapat meredam tegangan listrik tinggi yang bisa membuat kesehatan baterai HP jadi cepat turun.

Selain menghubungkan charger ke stopkontak dulu, cara ngecas HP yang benar juga bisa dilakukan dengan, menghindari kebiasaan pemakaian HP dalam intensitas tinggi dibarengi aktivitas mengisi daya.

Kebiasaan itu bisa membuat suhu HP meningkat jadi lebih panas. Saat HP terlampau sering terpapar suhu panas, kesehatan baterainya pun dapat menurun secara drastis. Demikian informasi seputar cara ngecas HP yang benar, semoga bermanfaat.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website tekno.kompas.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”