Sang"/> Studi: Merokok ketika Membawa Bayi di Mobil Mempengaruhi Pertumbuhan si Kecil

Studi: Merokok ketika Membawa Bayi di Mobil Mempengaruhi Pertumbuhan si Kecil

ulinulin.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2018/10/06/Ay6TmsFs/k3-ea37.jpg”>

Sangat penting untuk menggunakan kursi anak ketika membawa bayi di mobil. Tetapi ada satu yang penting untuk si buah hati Anda, yaitu kualitas udara. Anak-anak berisiko tinggi terpapar udara beracun yang lebih tinggi di dalam mobil daripada di udara luar, jelas seorang mantan penasihat ilmu pengetahuan Inggris mengingatkan.

Maukah Anda merokok ketika ada bayi di dalam mobil?

Adalah Professor Sir David King, yang menulis untuk Guardian, mengatakan bahwa berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah jauh lebih baik untuk kesehatan anak-anak dibandingkan berada di dalam mobil yang dipenuhi oleh polusi tersembunyi.

“Anak-anak yang duduk di kursi belakang kendaraan cenderung terkena tingkat berbahaya [polusi udara],” kata King. “Anda mungkin mengendarai kendaraan yang lebih bersih tetapi anak-anak Anda duduk di dalam kotak mengumpulkan gas beracun dari semua kendaraan di sekitar Anda.”

Ia menyebutkan bagaimana pengemudi yang merokok di dalam mobil bisa memberikan pengaruh buruk bagi anak-anak yang akan ikut selama perjalanan. Tak hanya terpapar langsung, anak-anak bisa menghirup udara di dalam mobil yang dipenuhi asap rokok yang mengendap di dalam kabin.

Inggris melarang pengemudi merokok ketika ada anak-anak di bawah 18 tahun di dalam mobil

Profesor Stephen Holgate, seorang ahli asma di Universitas Southampton dan Ketua dari Royal College of Physicians yang bekerja meneliti polusi udara, mengatakan ada cukup bukti untuk memberitahu orang tua bahwa berjalan kaki dan bersepeda memaparkan sedikit polusi pada anak-anak mereka dibandingkan membawa mereka di dalam mobil.

Penelitian dari California Air Resources Board membuktikan udara di dalam mobil, truk, hingga SUV bisa sampai enam kali lebih kotor daripada udara di luar karena emisi dan bertumbuknya kotoran dan debu yang mengganggu perkembangan mereka. “Anak-anak mungkin sangat rentan terhadap efek kerusakan DNA telomeric karena perkembangan fisik mereka sejalan dengan sistem kekebalan tubuh.”

Jika terpaksa, buka jendela dan buang asap rokok ke luar

Terlebih lagi, penelitian menunjukan bayi dibawah satu tahun yang terpapar polusi cenderung tumbuh dengan alergi. Anak-anak lebih rentan dalam menerima pengaruh buruk polusi. Holgate mengatakan bahwa polusi udara dapat menghambat pertumbuhan paru-paru dan meningkatkan risiko sensitisasi yang dapat menyebabkan asma dan gangguan kondisi pernafasan lainnya.

Untuk menghindari masalah yang bisa terjadi, Cintamobil.com menyarankan untuk tidak merokok ketika membawa bayi di mobil. Bahkan jika terpaksa, buka jendela untuk membuang asap rokok ke luar sehingga si kecil tidak terpapar asap rokok saat berkendara.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”