Sudahkah Anda Melakukan Spooring dan Balancing Pada Mobil? Ternyata Hal Ini Penting Untuk Perawatan Mobil

ulinulin.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2018/10/26/FdbNczfb/photo-1449965408869-ec52.jpg”>

Dari banyak model mobil yang ada, kategori Sport Utility Vehicle (SUV) umumnya sering merasakan gejala setir yang agak berat ke arah kiri maupun kanan. Memang tak dipungkiri, mobil yang berfungsi untuk tatanan Off-Road ini harus tampil tangguh di medan berat sekalipun. Tak menutup kemungkinan juga, mobil keluarga maupun Hatchback juga sering mengalami gejala seperti ini karena pengunaan dalam jangka waktu tertentu yang memberi perubahan posisi dari komponen roda.

Spooring dan Balancing menjadi metode penting untuk menjaga keawetan mobil jangka panjang

1. Gejala Mobil Perlu Spooring dan Balancing

Sebelum memutuskan lebih jauh, ada baiknya ada melakukan pengecekan akan tanda-tandanya sebagai langkah awal. Berikut Cintamobil.com memberikan informasi tentang gejala mobil perlu melakukan Spooring dan Balancing.

Setelah mengetahui kendala di atas, coba Anda amati mobil Anda

2. Pertimbangan Khusus Melakukan Spooring dan Balancing

Jika sebelumnya adalah mengamati gejala pada mobil, di segmen ini adalah kondisi tertentu yang mengharuskan Anda melakukan Spooring. Maka dari itu, kami menyebutnya sebagai pertimbangan khusus melakukan Spooring dan Balancing.

Di sisi lain juga ada kondisi tertentu yang mengharuskan Anda melakukan Spooring dan Balancing pada mobil

3. Sistem Mekanis Spooring dan Balancing

Memang di segmen ini akan terbilang sedikit rumit, namun sudah menjadi ciri khas Cintamobil.com untuk menyajikan informasi yang nyaman dibaca oleh semua kalangan. Kembali kepada hal utama, sistem mekanis Spooring dan Balancing sejatinya terbagi menjadi beberapa hal pengecekan meliput sisi Chamber, Toe dan Caster.

Ilustrasi mekanis tentang Camber

Camber dalam hal ini adalah pengaturan sudut atas dan bawah dari roda. Jika sudut roda depan melaju ke arah bodi dan roda belakang keluar dari sudut tengah maka ia disebut “Negative Camber”. Sebaliknya, jika roda depan keluar dari sudut bodi dan roda belakang masuk ke dalam sudut bodi maka disebut “Positive Camber’. Jika kedua sudut tidak selaras maka akan memberi beban berat pada komponen suspensi. Sehingga dibutuhkan keselarasan sudut pada roda depan dan belakang, supaya meminimalisir beban pada komponen suspensi serta pengunaan ban yang lebih awet.

Ilustrasi mekanis tentang Toe baik pada kasus Toe-In dan Toe-Out

Di sisi lain, Toe lebih merujuk kepada radius putar dari roda. Jika kedua roda depan mengarah masuk ke arah bodi maka disebut “Toe-In”. Di sisi lain, kedua roda yang mengarah keluar bodi maka disebut “Toe-Out”. Hal inilah yang terjadi apabila Anda merasakan laju mobil yang miring meskipun kemudi setir sudah lurus. Dalam pengaplikasiannya, teknisi ahli harus memastikan keselarasan antara Toe-In dan Toe-Out untuk mendapatkan kestabilan yang presisi selama mobil melaju.

Ilustrasi mekanis tentang Caster pada kasus Negative Caster dan Positive Caster

Ketiga adalah Caster yang mana lebih merujuk pada kecondongan arah suspensi. Untuk memudahkan Anda mendeteksinya, Anda bisa melihat posisi ban dari sisi samping. Jika posisi suspensi condong ke arah bemper depan maka bahasa mekanisnya disebut “Negative Caster”. Adapun “Positive Caster” merupakan posisi suspensi yang condong ke arah pintu. Dalam hal ini, jika suspensi tidak selaras maka terjadi gangguan pada proses manuver atau ketika menikung. Lebih daripada itu, posisi suspensi yang tidak selaras akan memberi beban kerja lebih berat bagi pengendara untuk mengemudikan setir sehingga daya tahan ban akan rusak lebih cepat.

4. Fungsi Spooring dan Balancing

Seberapa pentingkah Spooring dan Balancing? Menjawab hal ini, fungsi Spooring dan Balancing adalah memberi performa kemudi yang lebih ringan dan responsif bagi pengendara. Secara mekanis adalah menjaga gaya putar kembali pasca melakukan manuver serta mencegah kemiringan berkendara. Seperti yang kami sebutkan sebelumnya yakni membuat tingkat presisi arah laju mobil sesuai arah kemudi setir pengendara. Pentingnya lagi, kegiatan Spooring dan Balancing mampu memberi keawetan dari komponen-komponen kemudi dan memaksimalkan umur ban. Penting juga kami informasikan untuk terus menjaga perawatan mobil Anda dengan melakukan Spooring dan Balancing secara berkala.

Fungsi Spooring dan Balancing lebih ditekankan pada aspek keselamatan dan perawatan mobil

5. Biaya Spooring dan Balancing

Dari pengamatan Cintamobil.com, biaya Spooring dan Balancing 2018 terbilang bervariasi tergantung jenis dan model kendaraan. Tentunya di setiap kendaraan memiliki komponen yang berbeda-beda mulai dari ukuran, jenis hingga tingkat perawatannya. Untuk proses biaya Balancing mobil sendiri berkisar di angka Rp. 150 ribu hingga Rp. 175 ribu per roda khususnya pada model Toyota Kijang Innova, Toyota Avanza, Honda Jazz dan Toyota Yaris. Sedangkan model-model mewah seperti Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Alphard dan model serupa lainnya, biaya Spooring mobil dibanderol Rp. 200 ribu per roda. Namun hal tersebut, merupakan harga pasaran dari hasil pengamatan kami. Tak menutup kemungkinan, di beberapa wilayah harganya dipatok lebih murah atau lebih mahal sesuai pertimbangan bengkel servis terkait.

Harga Spooring dan Balancing mobil nyatanya tidak begitu mahal jika dibandingkan dengan keawetan komponen mobil dalam jangka waktu panjang

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”