Tak Perlu Keluar Rumah, 6 Startup Katering Ini Akan Siapkan Makananmu

ulinulin.com – Perkembangan startup Tanah Air semakin pesat dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, siapa sangka bahwa startup katering kini sudah hadir di Indonesia?

Apabila kamu termasuk orang yang malas memasak, pilihan makanan dari startup katering bisa menjadi pilihan yang menarik bagimu.

Menariknya lagi, kamu tidak perlu keluar rumah untuk membeli makanan.

Jadi, kamu bisa bersantai di rumah atau kantor sambil menunggu makananmu tiba.

Penasaran startup katering apa saja yang bisa kamu pertimbangkan? Berikut Glints berikan tujuh di antaranya!

Baca Juga: Daftar Startup Indonesia: Beragam Nama, Beragam Layanan

1. Kulina

© Kulina.id

Kulina menjadi salah satu startup katering yang banyak dipilih oleh perusahaan.

Pasalnya, startup yang satu ini menawarkan banyak layanan, mulai dari katering perusahaan, katering acara, maupun katering rumah.

Bahkan, sejak pandemi Covid-19, Kulina juga menyediakan makanan beku atau frozen food yang siap diantar ke rumah pelanggan.

CEO dan Founder Kulina Andy Fajar Handika mengatakan, dengan adanya Kulina, chef rumahan dan street culinary artist tidak perlu diribetkan dengan modal yang besar, seperti dikutip dari Berita Satu.

Mereka hanya perlu fokus membuat makanan, lalu proses manajemen, pembayaran, hingga pengantaran akan diakomodasi oleh Kulina.

Dalam laman resminya, Kulina menyebutkan bahwa ada lebih dari 1.000 menu dengan harga yang terjangkau hingga mewah.

Kulina menerapkan sistem pre-order. Jadi, kamu perlu memesan makanan sehari sebelumnya.

Kemudian, kamu bisa memilih waktu pengantaran makanan, apakah pagi, siang, atau malam.

Lokasi: Jabodetabek

2. Eatever

© Instagram / @eatever_indonesia

Pada 2017, Eatever berdiri sebagai marketplace untuk para ibu rumah tangga atau chef rumahan yang ingin memasarkan bisnis mereka, seperti dikutip dari Suara.

Namun, melihat dinamika yang ada, kini startup katering yang satu ini memutuskan untuk fokus pada produk dan layanan kulinernya sendiri.

Eatever menawarkan berbagai produk makanan dan minuman, seperti katering harian, meal box (nasi kota), buffet, snack box, food stall, coffee break, tumpeng, hingga bakulan.

Berbagai produk tersebut dapat kamu pesan untuk kebutuhan individu maupun perusahaan.

Start up katering yang satu ini bisa menjadi solusi penyedia makanan kala kamu melakukan work from home di Indonesia.

Lokasi: Jabodetabek

3. Yummy Corp

© Jktone.com

Awalnya, Yummy Corp didirikan pada 2017 dengan dua layanan utama, yakni solusi katering dan cloud kitchen.

Kemudian pada Mei 2019, perusahaan yang berafiliasi dengan Ismaya Group ini resmi mengakuisisi Berrykitchen yang merupakan pelopor layanan katering online, seperti dikutip dari Bisnis.

Hingga kini, Yummy Corp telah memiliki lebih dari 50 mitra perusahaan dengan berbagai kebutuhan, seperti katering untuk event, karyawan, klien, atau konsumen.

Adapun rata-rata pesanan harian perusahaan ini mencapai 4.000-5.000 porsi setiap harinya.

Secara keseluruhan, saat ini Yummy Corp memiliki empat lini bisnis usaha, yaitu Food Service Management untuk mengelola makanan karyawan secara keseluruhan setiap harinya.

Ada pula White Label Outlets untuk layanan outlet maupun kafe yang dapat disesuaikan dengan identitas maupun brand perusahaan masing-masing.

Kemudian, salah satu bisnis utama mereka adalah Yummybox yang merupakan katering dan makan siang siap santap.

Layanan terakhir adalah Yummy Kitchen. Dalam layanan ini, Yummy Corp membangun beberapa brand sendiri maupun bekerja sama dengan brand lain untuk menyajikan makanan siap saji dengan pemesanan melalui kanal digital.

Lokasi: Jakarta dan Tangerang

Baca Juga: 4 Startup Kecantikan yang Wajib Diketahui oleh Para Wanita Indonesia

4. Gorry Gourmet

© Marketeers.com

Berbeda dari startup katering lainnya, Gorry Gourmet fokus menyediakan makanan sehat dan diet.

Dalam situs resminya, Gorry Gourmet mengatakan bahwa mereka mengombinasikan menu hasil kreasi chef kelas dunia dengan menu dari restoran-restoran ternama di Indonesia.

Tak hanya itu, setiap menu yang tersedia sudah diukur gizinya oleh para nutritionist.

Ada beberapa kategori diet yang bisa kamu pilih dari Gorry Gourmet, yaitu Weight (Fat) Loss, New Age Keto Diet, Pregnancy, Vegetarian, Healthy Box, Treatment Diabetes, Treatment Jantung, Treatment Stroke, dan Muscle Building.

Selain mendapat makanan yang lezat dan bergizi, kamu juga bisa mendapat jasa konsultasi kesehatan gratis, lho! Konsultasi ini bisa kamu lakukan secara virtual dengan menggunakan login code.

Startup yang berdiri sejak September 2014 ini mematok harga yang bervariasi. Kamu bisa menikmati satu porsi makanan seharga Rp25.000 hingga Rp55.000.

Selain itu, ada pula paket program diet selama 14 hari dengan harga Rp2.500.000.

Lokasi: Jakarta dan Tangerang

5. Dapurgo

© Yooreka.id

Perjalanan Dapurgo berawal dari bisnis katering konvensional pada 2018. Saat itu, Dapurgo ingin mengajak masyarakat untuk tidak terlalu repot memikirkan makanan.

Menurut mereka, ada banyak hal lain yang lebih penting untuk dipikirkan.

Oleh karena itu, Dapurgo hadir untuk membantu masyarakat memperoleh makanan tanpa perlu repot memasak atau keluar rumah.

Kemudian, Dapurgo terus berkembang hingga menjadi salah satu startup katering di Indonesia.

Dalam situs resminya, Dapurgo menulis bahwa mereka telah melayani lebih dari 500 mahasiswa, 100 ASN/TNI/Polri, 80 karyawan swasta, dan 200 rumah tangga.

Setidaknya ada tiga layanan yang diberikan oleh startup garapan Pirli Wahyu dan Eka Setyawati ini, yaitu Langganan, Ready to Eat, dan Jajan.

Menu yang tersedia pun bervariasi, mulai dari makanan nusantara, Asia, hingga Eropa.

Menariknya lagi, Dapurgo melakukan pengantaran sendiri. Jadi, mereka bisa memastikan bahwa makanan diantar tepat waktu dan kualitasnya terjaga.

Lokasi: Yogyakarta

6. Bento Catering

© Instagram / @bentocatering

Bento Catering adalah startup katering yang terbilang unik.

Berbeda dari startup katering di Indonesia lainnya, Bento Catering khusus menyediakan makanan untuk anak-anak.

Kamu bisa memesan berbagai pilihan makanan yang tersedia untuk acara ulang tahun, gathering, piknik sekolah, kelulusan, sekolah Minggu, acara panti asuhan, dan lain sebagainya.

Makanan yang tersedia pun tidak hanya nasi, sayur, dan lauk. Ada pula tumpeng, frozen food, kue, cupcake, dan donat yang siap memanjakan lidah anak-anak.

Namun, apa yang membedakan menu Bento Catering dari menu katering lainnya?

Bento Catering menggunakan bahan-bahan yang segar dan alami. Selain itu, semua menu yang tersedia juga tidak menggunakan bahan penyedap (MSG) dan pewarna buatan.

Tidak sedikit anak-anak yang memiliki alergi terhadap makanan tertentu. Oleh karena itu, Bento Catering juga menyediakan menu khusus vegetarian dan menu untuk anak-anak yang memiliki riwayat alergi.

Hingga kini, startup yang satu ini telah dipercaya oleh berbagai perusahaan dan organisasi ternama, seperti Yayasan Kanker Anak dan Cordlife Indonesia.

Lokasi: Jakarta

Baca Juga: Ini Dia 5 Cara Mencari Investor untuk Startup

Dari tujuh startup katering tersebut, apakah ada salah satu yang pernah kamu coba?

Jika ada, bagaimana pendapatmu? Apakah bisnis tersebut sangat menguntungkan dirimu?

Nah, kamu bisa membagikan pengalamanmu menggunakan startup tersebut di kanal Lifestyle Glints Komunitas!

Di sana, kamu bisa menceritakan kelebihan, kekurangan, dan tips memilih katering dari bisnis-bisnis tersebut. Jadi, pengguna Glints lainnya akan terbantu oleh ceritamu.

Tunggu apa lagi? Sign up dan mulai berdiskusi sekarang juga, ya!

Sumber

    Yummy Corp Akuisisi Berrykitchen

    Startup Katering Ini Jadi Solusi Kuliner Working Mom di Masa Pandemi

    Di Kulina, Chef Rumahan Bisa Berbisnis Tanpa Modal Besar

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website glints.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”