Team Liquid Renggut Impian OG untuk Gelar TI Ketiga di TI11

ulinulin.com – Pertandingan kedua hari ini mempertemukan OG berhadapan dengan salah satu tim kuat Western Europe yaitu Team Liquid. Performa luar biasa dari MATUMBAMAN & MiCKe membuat Team Liquid mematahkan mimpi OG dengan skor 2-0 pada lanjutn playoff TI11, Minggu (23/10). Menyusul kemenangan tersebut, Team Liquid akan menghadapi Thunder Awaken hari ini dengan harapan mengamankan tempat di TI11 Finals Weekend di Singapore Indoor Stadium.

Hari terakhir Main Event The International 2022 (TI11) menampilkan 2 papan atas Western Erope yaitu Team Liquid yang berhadapan dengan musuh abadinya di Western Europe yaitu OG. Team Liquid akhirnya menginjak OG dan mengamankan kemenangan 2-0 atas sesama rival Eropa Barat mereka untuk mengamankan finis 6 besar. Team Liquid memiliki musim Dota Pro Circuit (DPC) yang cukup stabil, namun perubahan takti menjelang TI11 telah membuat tim melakukan banyak kejutan di main event The International 11 kali ini.

Berkat penampilan luar biasa dari Lasse “MATUMBAMAN” Urpalainen & Michael “miCKe” Vu dalam seri ini, Team Liquid akan menghadapi Thunder Awaken hari ini.

Team Liquid memiliki performa yang luar biasa menjelang seri ini, karena tim tersebut lolos ke babak grup dari Last Chance Qualifiers. Terlepas dari kekalahan tim melawan Tim Aster di upper bracket main event, tim berhasil mengalahkan Entity untuk memastikan diri mereka finis 8 besar.

Di sisi lain, OG dianggap sebagai salah satu favorit untuk memenangkan semuanya di TI11. Namun, tim tersebut tampil mengecewakan di TI11 dan nyaris tidak mencapai upper bracket dan kemudian diinjak oleh Tundra Esports dalam pertandingan pembukaannya di upper bracket. Setelah kemenangannya atas Gaimin Gladiators, banyak yang percaya bahwa OG dapat meniru kejadian di TI8 melalui lower bracket.

Game 1 – OG Win

OG memulai game pertama dengan memilih dua hero yang sedang meta yaitu Slark & Leshrac untuk Artem “Yuragi” Golubiev dan Bozhidar “bzm” Bogdanov, sementara Liquid memilih Drow Ranger dan Lina sebagai tumpuan utama core tim.

Sementara permainan selama 20 menit pertama terlihat cukup imbang antara kedua tim, Team Liquid berada di atas angin ketika memasuki late game saat mulai mengincar hero-hero OG di sekitar map. Sementara OG mencoba teamfight di dekat base untuk membalikkan keadaan. Akan tetapi output kerusakan Liquid terlalu tinggi karena OG dipaksa untuk mengakui kekalahan di game pertama setelah 34 menit.

Game 2 – Liquid Win

Satu pertandingan sebelum menutup match ini dan finis di enam besar, Liquid ingin bermain cepat dengan memilih Bloodseeker, Leshrac dan Broodmother. OG di sisi lain memilih draft comfort milik mereka yaitu dengan memilih Nature Prophet untuk Yuragi dan Huskar untuk Ammar.

Sementara fase laning terlihat seperti pengulangan di game pertama tetapi kali ini Liquid sekali lagi menjadi lebih agresif ketimbang OG dengan cara mendominasi map secara keseluruhan. Sementara OG memang berusaha membuat permainannya sendiri, Liquid selangkah lebih maju dari mereka karena perlahan-lahan mengeluarkan OG. Game Dua berakhir setelah 33 menit.

Dengan demikian OG harus keluar lebih awal di The International kali ini dan melepaskan angan-angan serta mimpi untuk dapat memiliki Aegis ketiganya. Stay grind, stay green!

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

TI11 : Headset Kurang Soundproof, Pemain Dapat Mendengar Caster

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website revivaltv.id. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”