TEST DRIVE: All New Honda Civic RS, Terasa Lebih Sporty Ketika Diajak Bermanuver (Bagian 2)

ulinulin.com – JAKARTA – Setelah puas mendalami bagian eksterior dan interior, kini sampai pada bagian yang saya sukai. Berkendara. Sebelum berada di balik kemudi Civic RS terbaru, ada perasaan mengemudikan sedan ini akan cukup menyulitkan.

Desainnya yang sporty membuat kekhawatiran pengemudi tidak mendapatkan pandangan yang luas cukup beralasan. Namun hal tersebut langsung terbantahkan ketika duduk sebagai pengemudi. Berkat pengaturan tilt and telescopic lingkar kemudi, pengaturan tinggi kursi elektrik, memperoleh sudut pandang yang pas dan nyaman untuk berkendara dengan sedan ini terbilang mudah.

Selain itu, Honda mendesain bagian kaca depan mendekat ke arah pengemudi. Ini berbeda dengan tampilan sedan kebanyakan yang pilar A sedikit merebah, menjauh dari pengemudi yang membuat sudut pandang ke bagian depan kendaraan membutuhkan perhatian ekstra disertai perhatian pada blind spot di kiri dan kanan.

Meski sudut pandang lebar, Honda tetap memberikan kemudahan untuk memastikan sisi kiri kendaraan terpantau dengan mudah. Fitur Honda Lane Watch akan berfungsi setiap pengemudi menghidupkan sein ke kiri. Tangkapan kamera yang berada di rumah spion kiri akan ditampilkan secara jelas di layar head unit, memastikan pengemudi melihat situasi dengan lebih pasti.

Satu lagi yang mengesankan adalah kemampuan pengendalian yang terbilang mudah pada sedan ini. Lingkar kemudi dibuat presisi untuk menerjemahkan keinginan pengemudi secara cepat dan tepat. Kemampuan ini menjadi modal penting untuk bermanuver meski sepertinya akan lebih mengasyikkan untuk mengajak sedan ini bersenang-senang di lintasan sirkuit.

Soal tenaga, mesin 1.5 DOHC VTEC Turbo menghasilkan tenaga 178 ps pada 6.000 rpm dan torsi 240 Nm pada 1.700 – 4.500 rpm terbilang cukup untuk berkendara harian. Honda mengklaim mesin ini meningkat 5 ps untuk tenaga dan 20 Nm untuk torsi dibanding model sebelumnya. Tapi secara penggunaan di jalan tidak terlalu terasa signifikan meski lonjakan tenaga memang dapat dirasakan diputaran tengah hingga atas. Meski begitu, untuk berkendara harian, Civic RS memberikan tenaga yang lebih dari cukup.

Honda menyematkan transmisi CVT pada All New Civic RS yang terasa pas dengan mesin turbo yang digunakan. Untuk yang mencari sensasi berkendara manual, Honda menyematkan tuas paddle shift dibalik lingkar kemudi. Sensasi ini tidak didapatkan di tuas transmisi yang biasanya memiliki mode manual alias dengan formasi P-R-N-D+M dengan menggeser tuas.

Tambahan lainnya, Honda menyematkan mode berkendara pada sedan ini. Pengemudi cukup menggeser tombol yang berada di konsol tengah dekat tuas transmisi dan memilih antara mode Sport, Normal atau ECON untuk sensasi berkendara beragam kondisi. Dari percobaan singkat, mode berkendara Sport memberikan feel perpindahan transmisi dan putaran mesin tinggi untuk menghadirkan sensasi sporty. Raungan suara knalpot pun terasa berubah saat pengemudi menginjak pedal gas dalam-dalam dengan mobil melesat menuju 100 km per jam dalam waktu singkat.

Mode berkendara ECON seperti pada model Honda lainnya, membuat mesin seperti tertahan untuk mempertahankan efisiensi bahan bakar maksimal. Sedangkan penggunaan mode Normal terasa pas untuk harian yang menemui kondisi kemacetan di jalanan Ibukota Jakarta.

Jika selama ini produk sedan mengutamakan kenyamanan, Civic RS terbaru yang memiliki pendekatan sporty memang lebih terasa sportynya. Suspensinya terasa kaku yang terasa kelebihannya saat bermanuver dan kecepatan tinggi. Namun saat di kontur jalan bergelombang atau sedikit rusak, suspensi ini memang terasa cukup keras.

Pembahasan kini mengenai fitur Honda Sensing. Honda memberikan fitur keselamatan lengkap pada sedan ini dan dengan banderol Rp 567 juta, ini jadi sedan paling canggih karena sudah mendapatkan teknologi semi otonomo. Salah satu yang menarik adalah adaptive cruise control (ACC). Pengaturan fitur ini dapat dengan mudah digunakan hanya dengan menekan tombol di lingkar kemudi. Setelah icon ACC aktif, pengemudi tinggal mengatur kecepatan yang diinginkan melalui tuas yang juga ada di lingkar kemudi.

Fitur ini dilengkapi dengan pembacaan jarak jauh berbagai objek di depan mobil. Fitur ini mengatur jarak dengan kendaraan di depan semudah mengatur tombol di lingkar kemudi. Komputer pada Civic RS akan mengurangi kecepatan menyesuaikan jarak yang diinginkan.

Fitur menarik lainnya adalah lane keeping assisst dan road departure mitigation system. Kedua fitur ini menjadia mobil tetap berada di jalur yang dipilih. Jika ingin berpindah jalur, fitur ini akan memberikan peringatan dan melakukan koreksi pada kemudi untuk kembali ke jalur yang tepat. Sejujurnya ini membuat kaget saat penggunaan pertama kali namun fitur ini membiasakan pengemudi untuk menyalakan lampu sein terlebih dahulu sebelum berpindah jalur.

Kesimpulan

Kehadiran Civic RS ini menjadi penanda Honda serius untuk bermain di pasar sedan. Saat ini ada tiga produk sedan Honda yang dipasarkan yakni Civic RS, City sedan dan Accord. Honda juga mengumumkan hanya akan menawarkan Civic RS sedan untuk ke depannya dan menghentikan penjualan Civic Hatchback RS yang sebelumnya hadir.

Peningkatan desain dan fitur yang ditawarkan Honda, membuat Civic RS sulit untuk tidak dilirik, terutama bagi konsumen yang ingin memiliki sedan bergaya sporty. Hadirnya pajak emisi juga tidak membedakan besaran pajak untuk jenis kendaraan ini, membuat sedan bisa menjadi pertimbangan kendaraan di masa depan di tengah maraknya model SUV.

Terlebih dengan fitur keselamatan lengkap di kelasnya, harga Rp 567 juta pada Civic RS ini terlihat sebagai penawaran yang menggiurkan yang sayang dilewatkan dalam daftar mobil idaman. Kekurangan dari sisi kenyamanan pada baris kedua bisa terobati dengan banyaknya keunggulan yang ditawarkan produk ini.

Bagi yang menginginkan sedan ini, PT Honda Prospect Motor (HPM) hanya membawa sekitar 700 unit per tahun dari Thailand. Saat ini pemesanan Civic RS melebihi ekspektasi dan kini menunggu produk VIN 2022 alias tahun depan. (SETYO ADHI/EK)

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”