TEST DRIVE: All New Toyota Avanza, Kenyamanan Yang Ditawarkan Makin Oke

ulinulin.com – BALI – Setelah dilepas ke pasar jelang GIIAS 2021 kemarin, PT Toyota-Astra Motor (TAM) selaku APM langsung mengajak kalangan media nasional melakukan test drive All New Toyota Avanza dan All New Veloz. Test drive bagi media ini menjadi barang langka sepanjang tahun 2020 dan 2021 ini sehubungan dengan pandemi COVID-19 yang membatasi ruang gerak publik.

Kedua model itu kini telah dibedakan secara entitas dan tidak disatukan seperti dulu. Bukan hanya berbeda dari sisi model, keduanya juga mendapatkan penyempurnaan besar-besaran yang membedakan dengan generasi sebelumnya. OTO Media Group pun mendapat kesempatan untuk mendalami lebih jauh impresi kendaraan dan menggali experience berkendara yang diberikan kedua model di Pulau Dewata Bali.

Test drive terlaksana pada 7 – 9 Desember kemarin. Setibanya di Bandara International I Gusti Ngurai Rai, sudah disediakan delapan unit kendaraan test. Empat unit Avanza dan empat unit All New Veloz. Di hari pertama OTO Media mendapat kesempatan menjajal Avaza, tepatnya All New Avanza 1.5L G CVT yang tanpa TSS.

Bagi saya, mobil yang disediakan di hari pertama cukup tepat. Pasalnya rute yang disiapkan untuk test drive lebih banyak di seputaran Denpasar dan Uluwatu. Artinya ini cocok dengan modelnya Avanza yang lebih banyak digunakan konsumen dengan karakter komuter. Pilihan pertama saya adalah bangku penumpang depan. Harus diberi jempol karena penggunaan platform baru membuat kabin Avanza jadi lebih lega. “Konfigurasi tempat duduk Avanza memang dibuat mendekati Kijang Innova,” kata Dimas Aska, Head of Public Relation PT Toyota Astra Motor.

Dimensi All New Avanza memiliki panjang 4.395 mm, lebar 1.730 mm, dan tinggi hingga 1.700 mm, sedangkan wheelbase tercatat 2.750 mm. Dimensi baru yang lebih lebar dan lebih panjang ini membuat All New Avanza mampu menghadirkan 7 Seaters yang lebih nyaman dan ekstra luas.

Jarak antara penumpang baris pertama dan kedua di All New Avanza adalah 980 mm, sementara jarak antara penumpang baris kedua dan ketiga adalah 700 mm. Gerak maju mundur 240 mm pada kursi baris kedua dipadu dengan lebar mobil yang ditambah 70 mm memastikan 7 penumpang dapat duduk dengan nyaman.

Avanza juga dirancang untuk memiliki konfigurasi yang fleksibel sesuai kebutuhan pelanggan, bahkan dapat disesuaikan menjadi New Pleasant Long Sofa Mode. “Pengaturan kursinya lebih fleksibel dapat diatur dalam model sofa dan juga mode full flat,” tambah Dimas.

Kabin Lebih Lega

Salah satu tantangan penting dalam pengembangan Avanza memang transformasi platform. Jadi platform yang generasi sebelumnya menggunakan front engine rear wheel drive (FR), sedang platform baru menggunakan front engine front wheel drive (FF). Ini benar-benar platform yang baru sama sekali. Mengusung platform baru membuat Toyota bisa menghadirkan interior Toyota All New Avanza yang lebih luas. Dengan begitu, kabin Avanza diklaim lebih nyaman.

Rute awal mengitari Denpasar dan Seminyak. Perjalanan dalam kota dengan kontur datar yang diselingi kemacetan rasanya belum terlalu mengeksplore kemampuan Avanza. Jadi lebih fokus pada soal item-item di kabin. Toyota cukup cermat menghadirkan sistem hiburan pada model ini. Karena pada dasarnya model ini banyak digunakan untuk mobilitas pengguna, bahkan tidak jarang untuk bepergian jarak jauh.

Avanza kini dibekali New 9 Inch Dynamic Audio Head Unit (1.5 G) yang juga dapat dihubungkan dengan radio, USB, dan Bluetooth. Selain itu, All New Avanza juga hadir dengan fitur New Tilt Telescopic Steering with Audio & MID Switch (1.5 G) untuk memudahkan pengaturan posisi kemudi, audio, dan MID.

Saya mendapat kesempatan merasakan Avanza baru ketika menuju Pantai Pandawa, salah satu kawasan wisata di area Kuta selatan, Kabupaten Badung, Bali. Pantai ini terletak di balik perbukitan dan sering disebut sebagai Pantai Rahasia. Di sekitar pantai ini terdapat dua tebing yang sangat besar yang pada salah satu sisinya dipahat lima patung Pandawa dan Kunti.

Pengaturan posisi mengemudi pada Avanza dan Veloz baru ini terasa fleksibel. Kursi bisa disetel maju mundur dan ketinggiannya. Begitu juga dengan lingkar kemudi, mendukung pengaturan tilt & telescopic.

Nah, rute sedikit menantang karena MPV 7 seater ini harus memasuki area Pantai Pandawa dengan jalan menanjak dan juga turunan curam. Ini cukup menguji kemampuan sistem penggerak baru Avanza. Yap, model ini kini menggunakan sistem penggerak depan (model sebelumnya menggunakan penggerak roda belakang). Tak masalah, jalanan menanjak Uluwatu maupun turunan menuju pantai dilalui dengan mulus. Sistem penggerak depan tetap mampu memberikan traksi pada ban depan untuk melaju di tanjakan.

Di All New Avanza 1.5 G CVT ini juga sudah dilengkapi dengan fitur Hill Start Assist (HSA), yang berfungsi bagi pengemudi ketika sedang melaju di tanjakan. Saat menanjak dan berhenti di tengah tanjakan, fitur ini bekerja secara otomatis menahan mobil agar tidak meluncur ke bawah saat kaki kanan melepas pedal rem dan beralih ke pedal gas. Fitur ini bekerja sekitar 3 detik tanpa perlu menginjak pedal rem.

Mesin

All New Avanza hadir dengan dua mesin seri NR yang telah ditingkatkan untuk menghadapi platform FF baru. Mesin 1NR-VE 1.329 cc 4 silinder menghasilkan tenaga 98 PS dan torsi 12,4 Kgm dan 2NR-VE 1.496 cc 4 silinder menghasilkan tenaga 106 PS dan torsi 14 Kgm. Mesin itu masih menerapkan teknologi Dual VVT-i.

Kini mesin ini juga disempurnakan dengan New CVT Transmission. Transmisi baru ini dilengkapi dengan split gear baru yang dikembangkan untuk memberikan rasio gigi yang lebih lebar guna menciptakan akselerasi yang bertenaga dan mulus. Jadi ketika bertemu jalanan macet dengan kondisi stop and go, atau sedikit menginjak gas ketika jalanan kosong. Avanza bisa dinikmati.

Jika ingin mendapatkan karakter tenaga yang lebih oke, tersedia opsi mensimulasikan perpindahan gigi seperti transmisi manual dengan pilihan 7-kecepatan. Performa mobil dapat dikatakan prima untuk melewati tanjakan-tanjakan yang dihadapinya. Bahkan ketika harus merayap dengan kecepatan rendah.

Karena menggunakan platform anyar, performa yang dihasilkan berbeda dibandingkan model sebelumnya. Penggunaan rangka TNGA dan konfigurasi penggerak depan diklaim memangkas bobot yang lumayan. Nah, meski generasi baru ini punya dimensi yang lebih besar, rasio bobotnya lebih ringan dibanding model lawas. Yang kemudian memberi pengaruh pada performanya.

Soal handling dan manuver sedikit lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. Kemampuan manuver ditunjang radius putar 4,9 meter dan ground clearance yang memadai sehingga tampil mumpuni saat melaju di berbagai kondisi jalan. Peralihan penggerak belakang menjadi penggerak depan juga menyajikan sensasi tersendiri dalam mengemudi, paling tidak jika dibanding dengan Avanza-Veloz model sebelumnya. Handling menjadi lebih ringan, getaran pada lantai mobil berkurang, tarikan (mesin) menjadi lebih enteng.

Terkait suspensi yang selama ini banyak keluhan pengguna Avanza, menurut OTO.com mendapat upgrade yang baik. Ketika duduk di baris kedua suspensi memang terasa sedikit keras ketika mobil bertemu jalanan rusak, tapi lebih rigid. Dimas Aska menyebutkan memang ada settingan baru pada suspensi, penggunaan ban, dan juga velg berukuran 16 inci.

Nah, hari kedua test drive, saya mendapat kesempatan menjajal All New Toyota Veloz. Rute perjalanan menuju arah Bali utara dengan kontur pegunungan. Karakter jalanan yang lebih beragam tentunya akan jadi perjalanan menarik. (RAJU FEBRIAN/EK)

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”