Tidak Hanya Sasis, Kenali Lebih Dalam Konsep TNGA

ulinulin.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2018/09/26/6kDubyiR/toyota-new-global-ar-373f.jpg”>

Sejarah

Nama besar Toyota tidak hanya terkenal dari produknya yang berkualitas dan durabilitas tinggi. Dalam hal sistem produksi, Toyota juga menjadi inspirasi untuk banyak pabrikan di dunia. Salah satu sistem produksi yang legendaris adalah Toyota Production System (TPS) yang sudah banyak membantu Toyota dan dunia otomotif sejak tahun 1948.

Awalnya pendiri Toyota, Sakichi Toyoda yang merupakan anak dari Kiichiro Toyoda bersama insinyur Taiichi Ohno menamakan sistem produksi itu “just-in-time production”. Hingga akhirnya diberi nama TPS yang telah banyak dipelajari dan dicontoh untuk pabrikan di seluruh dunia karena menjadi pionir dalam sistem produksi otomotif.

Toyota membuat konsep untuk masa depan dengan platform bernama Toyota New Global Architecture

Setelah 67 tahun TPS digunakan, pada 2015 Toyota memperkenalkan sebuah pengembangan untuk sistem produksi dalam satu platform bernama Toyota New Global Architecture (TNGA). Sebuah sistem yang dikembangkan dari TPS ini akan merevolusi produksi dengan fokus pada perencananaan dan perancangan model-model terbaru. Selain itu TNGA akan lebih efisien baik dalam hal waktu maupun jumlah pekerja.

Asal mula Toyota memutuskan untuk menerapkan TNGA, menurut Wakil Presiden Eksekutif Toyota, Mitsuhisa Kato adalah ketika peristiwa Bank Lehman yang kolaps pada tahun 2008. Peristiwa itu menyebabkan krisis ekonomi global hingga meluasnya perlambatan ekonomi di beberapa negara. Ini menjadi peringatan untuk Toyota bisa mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan ditengah situasi yang tidak menentu. Seluruh perusahaan pun harus mengubah arah bisnisnya.

Kebangkrutan Bank Lehman dan krisis ekonomi global menjadi peringatan untuk masa depan Toyota

Dari situ Toyota memutuskan untuk mengambil jeda untuk memperkuat daya saingnya. Bahkan Toyota rela menghentikan proyek pabrik baru di beberapa negara dan berupaya untuk menggunakan secara optimal pabrik serta fasilitas yang sudah ada. Ini bertujuan untuk mengurangi jumlah investasi modal yang dibutuhkan pada sebuah pabrik baru.

Sejak tahun 2015, Toyota berkomitmen untuk mengurangi investasi modal hingga 50% dibanidng tahun 2008. Pengurangan investasi model ini dibutuhkan untuk menyiapkan lini produksi model baru dengan platform TNGA. Termasuk didalamnya produksi mesin baru, transmisi dan komponen yang tergabung dalam TNGA.

Diharapkan lini produk model terbaru Toyota nantinya bisa kompetitif dengan tetap meningkatkan daya saing pabrik dengan pola pikir dan teknologi terkini. Penerapan TNGA ini juga bertujuan untuk menjadikan pabrik yang tersebar di seluruh dunia menjadi lebih kompetitif. Toyota tidak ingin pabrik hanya bergantung pada volume produksi saja.

Konsep

Sasis yang bisa digunakan untuk semua model mobil menjadi salah satu konsep dari TNGA

Platform TNGA pertama kali dipakai oleh Prius generasi ke-4 yang diperkenalkan pada akhir tahun 2015 di Tokyo Motor Show. Nantinya platform ini akan digunakan untuk berbagai jenis dan dimensi kendaraan juga berbagai penggerak baik roda depan, belakang maupun All-Wheel Drive. Toyota telah memperbaiki komponen inti mobil untuk meningkatkan daya tarik pelanggan.

Ada lima wilayah yang dikembangkan oleh Toyota melalui platform TNGA dan menjadi konsep dasar. Pertama adalah kualitas mengemudi yang bisa memuaskan semua orang. Momen akselerasi pertama pada tubuh pengemudi yang bisa dirasakan selain perjalanan yang sangat mulus. Respon mobil yang sesuai harapan sehingga tetap asyik untuk melintasi medan apapun.

Wilayah kedua yang tidak kalah penting adalah kenyamanan. Melalui platform TNGA ini, Toyota menghadirkan kenyamanan yang membuat rasa mengemudi tidak membosankan. Ditambah interior kabin yang lapang, visibilitas yang lebar serta suara deru mesin yang menyenangkan. Menjadikan pengalaman unik untuk semua indera tubuh.

TNGA mirip seperti Tamiya yang bisa dibongkar pasang

Ketiga, melalui platform terbaru Toyota ini tampilan antar muka pada interior semakin ramah dan intuitif. Seperti fitur-fitur yang telah teruji dan dipercaya dapat memudahkan pengoperasian mobil. Belum lagi teknologi pintar yang akan memperkaya pengalaman pengemudi dalam berkendara sehari-hari.

Ranah keempat, Toyota juga ingin membuat pemilik mobil lebih bangga dan meningkatkan harga diri seseorang. Kinerja performa yang mumpuni dan mutakhir dengan mesin ramah lingkungan. Melalui kesadaran untuk kelestarian lingkungan diharapkan membawa rasa bangga pemiliknya. Wilayah terakhir ialah keamanan untuk membuat masyarakat yang lebih baik. Mobil akan melindungi penumpang dengan fitur keamanan kelas dunia yang sudah teruji. Ini membuat penumpang merasa lebih nyaman sehingga menikmati perjalanan.

Produksi

Konsep TNGA tidak hanya terbatas pada sasis tapi juga jalur produksi lebih ringkas

Saat ini, secara global Toyota menggunakan lebih dari 100 platform dan sub-platform yang dimodifikasi secara unik dengan 800 powertrains yang dirancang untuk platform yang berbeda. Namun dengan hadirnya TNGA, hanya diperlukan 5 layout yang akan digunakan untuk seluruh jenis mobil mulai dari sportcar hingga SUV.

Meski mempunyai platform yang sama, namun mobil tidak akan terlihat sama. TNGA memang memiliki unsur yang dibuat standar, tapi para perancang desain tetap diberi kebebasan untuk memproduksi mobil dengan visual yang berbeda. Seperti pada Prius terbaru dengan mobil konsep C-HR dimana keduanya memakai platform TNGA namun memiliki visual yang berbeda.

Menariknya, Platform TNGA tidak hanya memberi kualitas terbaik pada mobil masa depan Toyota tapi juga lebih efisien dalam hal produksi. Seperti halnya jalur perakitan mesin, kini dalam satu lini bisa memproduksi berbagai jenis mesin baik itu empat silinder, enam silinder maupun mesin hybrid tanpa memerlukan tahapan ekstra seperti dahulu.

Toyota C-HR adalah produk pertama yang dijual resmi di Indonesia dan sudah mengadopsi TNGA

Begitu juga dengan komponen pendukung seperti radiator yang sudah jadi satu modul dalam platform TNGA. Nantinya para pekerja pabrik tidak lagi harus memasang radiator secara hati-hati karena sudah termasuk dalam bagian platform TNGA itu sendiri. Sehingga lini produksi mesin akan lebih pendek dan semakin dekat dengan lini perakitan. Ini menghemat waktu dan bisa meningkatkan produksi lebih banyak lagi.

Melalui platform TNGA ini, Toyota ingin menciptakan sebuah mobil yang melebihi harapan pelanggan. Sama seperti tubuh manusia, setiap kendaraan membutuhkan inti yang kuat secara fundamental dan semua ini tersedia dalam TNGA. Dari pengembangan terpisah masing-masing bagian menghasilkan platform berkinerja tinggi. Saat ini selain Prius generasi terbaru, beberapa model juga sudah memakai platform TNGA ini seperti Toyota C-HR dan Camry terbaru dengan kode bodi XV60.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”