"/> Tidak Perlu Panik, Ini Tips Saat Lampu Indikator di Panel Instrumen Mobil Menyala

Tidak Perlu Panik, Ini Tips Saat Lampu Indikator di Panel Instrumen Mobil Menyala

ulinulin.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2020/11/03/NaRYWXKq/1104-1-c77e.png”>

Setiap mobil, pasti dilengkapi beragam indikator di panel instrumen yang berfungsi memberi ragam informasi pada pengemudi. Salah satu indikator yang akan kami bahas kali ini adalah indikator engine check. Belakangan ini, kami sering melihat di beberapa media sosial komunitas mobil soal pembahasan indikator engine check yang tetap menyala ketika mesin sudah berputar.

Beberapa dari mereka ada yang bingung apa yang harus dilakukan ketika hal tersebut terjadi. Terlihat dari komentarnya, ada yang menyarankan untuk mencabut accu sebentar lalu pasang kembali. Ada pula yang menyarankan untuk menggunakan OBD scanner untuk melihat sektor mana yang bermasalah. Lalu, sebenarnya apa yang harus Anda lakukan ketika mengalami hal serupa?

Bila lampu indikator engine check menyala artinya ada gejala malfungsi dan mobil masih bisa berjalan

Rupanya jika engine check menyala, artinya ECU merekam adanya gejala malfungsi. Anda tidak perlu panik ketika lampu berwarna oranye itu menyala. Justru yang perlu diperhatikan adalah bila lampu oli dan lampu gambar aki menyala, segera berhenti dan tepikan mobil Anda.

Bila indikator engine check yang menyala, apalagi jika Anda tidak merasakan perubahan performa mesin tidak perlu panik. Namun secepatnya bawa ke bengkel yang bisa melihat dan mendeteksi apa yang menyebabkan lampu tersebut menyala. Hal ini untuk menghindari merembet ke komponen lain dan menjadi masalah yang serius.

Anda bisa gunakan OBD Scanner untuk pemeriksaan awal namun tetap harus ke bengkel untuk kepastiannya

Namun, bila Anda punya perangkat seperti OBD scanner, bisa saja lakukan scan sendiri untuk mengetahui kira-kira apa yang bermasalah. Akan tetapi, ketika selesai scan, aplikasi hanya mengeluarkan hasil berupa Diagnostic Trouble Code (DTC) seperti P0101, P0102, P0103 atau P0104. Padahal Anda harus melihat secara spesifik lagi sektor mana yang bermasalah. Karena dari kode tersebut biasanya di setiap mobil mirip walau penamaan yang berbeda.

Misalnya saja setelah di-scan keluar kode P0103. Artinya yang terjadi masalah ada di sekitar Mass Air Flow (MAF) sensor. Bisa saja kabel belum terkoneksi secara benar atau bahkan MAF sensor sudah tidak berfungsi. Tetapi cara yang paling benar tentu saja kunjungi bengkel resmi dari masing-masing pabrikan agar mobil Anda langsung ditangani oleh teknisi yang berpengalaman.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”