Mema"/> Tips Anti Stress Terjebak Macet Ketika Hujan Melanda

Tips Anti Stress Terjebak Macet Ketika Hujan Melanda

ulinulin.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2018/11/12/Ay6TmsFs/n5-98f4.jpg”>

Memang, kita tidak bisa mengatur cuaca. Tetapi di tengah masa-masa hujan dengan cepat datang dan akhirnya membuat kemacetan, selalu persiapkan kendaraan untuk berkendara saat macet. Untuk mencegah mood berubah dan menjadi lebih kusut selama di jalanan, perhatikan tips anti stress terjebak macet ketika hujan berikut ini.

1. Dengarkan musik

Musik menjadi pereda emosi dan penenang terbaik

Saat terjebak macet, Anda tidak pernah tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk terhindar dari keadaan tersebut. Mengingat waktu yang dihabiskan di jalan, mengapa tidak digunakan untuk menenangkan diri? Pilih radio favorit atau hidupkan layanan Spotify di dalam mobil. Jika perlu, coba dengarkan musik-musik dari musisi indie Tanah Air semacam Fourtwnty atau Aditya Sofyan yang menenangkan.

2. Pastikan kabin terasa nyaman

Pastikan kabin memberikan kenyamanan untuk Anda

Jangan biarkan hujan yang turun serta kemacetan membuat suasana hati memburuk. Setel AC atau atur suhu udara di dalam kabin untuk membuat Anda nyaman. Ketika Anda merasa tidak nyaman pada saat macet, tingkat stress akan meningkat lebih mudah.

3. Jangan lupa ngemil atau minum

Siapkan makanan karena hujan dan macet bisa menguras tenaga

Ketika Anda berkendara di jalan raya, sangat tidak aman untuk makan atau minum. Tetapi ketika merangkak di padatnya lalu lintas, itu adalah waktu yang tepat untuk ngemil snack kesayangan Anda. Jangan lupa minum air agar terhindar dari dehidrasi dan cobalah makan makanan berprotein tinggi untuk membuat Anda tetap waspada dan berenergi untuk melewati kemacetan dan kenangan masa lalu yang timbul pada saat hujan.

4. Hindari berkendara agresif

Jangan sembarangan menikung atau pindah jalur ketika macet

Jangan lupa, “perlakukan orang lain sebagaimana Anda ingin diperlakukan.” Karena itu, hindari mengemudi dengan agresif atau ugal-ugalan pada saat macet. Menghindari kemacetan karena nyelip hanyalah angan-angan. Malahan, mobil yang suka nyelip sembarangan membuat kemacetan menjadi lebih parah.

5. Saatnya bermain

Semua terasa menyenangkan ketika bersama teman

Dengan semua waktu ekstra yang Anda miliki, tidak ada cara yang lebih baik untuk bermain game di dalam mobil. Terlebih ketika Anda berkendara bersama teman, ada banyak pilihan permainan yang bisa dimainkan di dalam mobil. Tetapi ingat, selalu fokus pada jalan ketika alur lalu lintas sudah mulai kembali normal.

6. Telepon keluarga (atau mantan)

Hujan selalu menimbulkan kenangan lama

Terjebak kemacetan adalah kesempatan sempurna untuk menelpon orang-orang yang seringkali terlupa ketika Anda sibuk kerja. Mulai dari keluarga seperti ayah atau ibu, teman lama yang tidak berjumpa hingga mantan yang sudah lama tak bersapa. Terlebih ketika hujan, kenangan lama seringkali datang. Kesempatan yang bagus, bukan?

7. Jangan lupa bersyukur

Lihat bagaimana jalanan dipenuhi oleh pengendara motor dan pejalan kaki yang kebasahan

Nah, untuk satu ini memang harus diperhatikan bagi pemilik mobil sekalian. Ketika hujan dan macet melanda, coba lihat sekeliling. Bagaimana pedagang kaki lima harus menutup dagangannya lebih awal atau menutupinya dengan plastik agar tidak kehujanan, pengendara motor yang terlihat basah-basahan salip-menyalip di sela kemacetan, hingga pejalan kaki yang terpaksa harus berteduh di halte atau ruko kosong.

Bagi Anda yang berada di dalam mobil, setidaknya masih kering tanpa harus panik dengan baju atau celana yang basah. Dan lagi, Anda masih bisa melanjutkan perjalanan, walaupun harus menunggu beberapa lama sambil mendengarkan musik atau radio kesayangan. Yang terpenting, tips anti stress terjebak macet ketika hujan bukan hanya dengan bersabar, tetapi bersyukur atas apa yang sudah kita miliki.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”