Tren Staycation di Indonesia Naik 2 Kali Lipat pada Agustus 2022

ulinulin.com – Antusiasme masyarakat di Indonesia untuk berlibur dinilai meningkat, sejalan dengan kenaikan tren staycation (liburan dekat rumah) hingga dua kali lipat pada Agustus 2022.

“Data staycation yang dilakukan oleh konsumen Traveloka pada Agustus 2022 di dalam kota naik dua kali lipat dibandingkan 2021,” ucap Chief Marketing Officer Traveloka, Shirley Lesmana, kepada Kompas.com di Jakarta, Kamis (20/10/2022).

Lebih lanjut, menurut hasil riset yang dilakukan oleh pihaknya, sebanyak 75 persen pengguna Traveloka di Indonesia tercatat lebih memilih berlibur di dalam negeri untuk akhir tahun 2022 mendatang.

Shirley menyebut, ada tiga kota teratas yang jadi destinasi terfavorit para wisatawan Nusantara, yaitu Bandung, Bali, dan Yogyakarta.

“Kota-kota top three (tiga teratas) paling populer adalah Bandung, Yogyakarta, dan Bali. Kami juga melihat destinasi-destinasi yang bisa dibilang hidden gem di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” tuturnya.

Pertumbuhan wisata yang signifikan di sejumlah daerah ini juga didukung sejumlah faktor yang merupakan hasil kolaborasi pemerintah dan pihak swasta.

Hal itu termasuk akses lokasi yang strategis, terlebih setelah dibangunnya ruas tol Trans Jawa dan Trans Sumatera.

Di samping itu, tarif transportasi ke destinasi tersebut serta penerapan protokol kesehatan juga jadi faktor penentu lainnya.

Adapun jenis akomodasi yang paling diminati untuk staycation didominasi oleh hotel bintang tiga ke atas, dengan harga di bawah Rp 1 juta per malamnya.

“Untuk staycation ini, rata-rata tamu memilih hotel yang bujet-nya setara dengan satu hari mereka belanja ke mal,” terang Shirley.

Pertimbangan dalam memilih akomodasi untuk staycation

Lantas, fitur akomodasi apa sebenarnya yang dicari para tamu saat memilih hotel untuk staycation?

Saat memilih akomodasi untuk staycation, area sekitar dan kelengkapan fasilitas menjadi pertimbangan penting, karena wisatawan akan menghabiskan sebagian besar waktu mereka di dalam atau di dekat tempat mereka menginap.

Hal ini termasuk view atau pemandangan yang ditawarkan oleh akomodasi tersebut, lantaran mayoritas wisatawan akan memilih hotel dengan panorama gunung atau pantai.

Berikutnya ialah jarak akomodasi dengan tempat wisata populer, pusat perbelanjaan, serta tempat wisata kuliner.

“Akan jauh lebih menarik kalau misalnya akomodasi dekat dengan destinasi populer. Berdasarkan riset kami, wisatawan Indonesia sih sekalian, entah untuk belanja atau menikmati kuliner,” jelasnya.

Selanjutnya yaitu keberadaan fasilitas kolam renang, bathtub (bak mandi), serta sarapan yang paling banyak diminati.

Tidak hanya itu, pada era media sosial saat ini, desain dan konsep hotel, mulai dari kamar, lounge, kolam renang hingga fasilitas lainnya, menjadi faktor penting bagi calon tamu dalam memilih akomodasi.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”