Video CV, Cara Unik Menampilkan Diri dan Kemampuanmu

ulinulin.com – Apakah kamu pernah melihat proses rekrutmen yang mensyaratkan pelamarnya untuk membuat video perkenalan diri? Video perkenalan itu sering dikenal sebagai video CV.

Video CV adalah video singkat yang dibuat pelamar untuk menjelaskan informasi, skill, serta pengalaman yang dimiliki.

Secara konsep, CV ini tidak jauh berbeda dengan CV tertulis, hanya berbeda format saja.

Biasanya, video CV berdurasi satu hingga tiga menit. Melalui waktu yang singkat tersebut, pelamar bisa menjelaskan kemampuan serta pengalaman yang dimiliki.

Lalu seperti apa video ini dibuat?

Kapan Video CV Digunakan?

© Freepik.com

Tidak seperti CV tertulis yang dapat digunakan untuk melamar posisi apa saja, video CV hanya dapat digunakan secara maksimal untuk tujuan tertentu saja.

Bitable menyebutkan, format CV ini akan lebih efektif jika digunakan untuk melamar posisi yang berada dalam bidang kreatif. Hal ini karena kamu dapat memamerkan kemampuan kreatifmu melalui video.

Kamu juga bisa menggunakan format CV ini untuk melamar pekerjaan yang menuntut kemampuan public speaking yang baik. Melalui format video, kamu bisa dengan mudah menunjukkan skill public speaking dengan baik.

Tentu saja, kamu juga bisa menggunakan CV dengan format ini apabila perekrut memang mensyaratkan hal tersebut.

Biasanya, format CV seperti ini disyaratkan untuk pekerjaan yang sering berhubungan dengan publik, seperti public relation atau advertising.

Format CV yang tidak biasa ini membuat video CV sulit digunakan pada pekerjaan yang tidak berhubungan langsung dengan publik. Oleh karena itu, video CV hanya digunakan untuk tujuan tertentu saja.

Baca Juga: Tips Menulis dan Contoh CV Sederhana yang Tetap Memukau

Bagaimana Membuat Video CV yang Efektif?

© Pexels

Video CV umumnya berdurasi pendek, yakni sekitar satu hingga tiga menit saja. Oleh karena itu, tidak mudah membuat video CV yang mampu menyoroti semua kemampuan ataupun pengalamanmu.

Berikut beberapa tips agar kamu bisa membuat video CV yang menarik di mata perekrut.

1. Fokus pada pengalaman atau keterampilan tertentu

Karena durasi video yang sangat singkat, akan lebih efektif jika kamu memilih satu topik untuk yang menjadi fokus dari videomu.

Kamu dapat berbicara tentang proyek tertentu yang dilakukan dengan sangat baik. Selain itu, kamu juga menunjukkan keterampilan tertentu, seperti keterampilan graphic design atau video editing.

Kamu juga bisa menjelaskan hobi ataupun minatmu yang berhubungan dengan posisi yang kamu lamar. Hal ini bisa kamu lakukan terutama jika masih memiliki pengalaman yang minim.

Baca Juga: 6 Hal yang Harus Dimasukkan ke Dalam CV saat Melamar Kerja di Startup

2. Persiapkan naskah video

Walaupun kamu ingin terlihat natural dalam videomu, akan lebih baik jika kamu mempersiapkan naskah terlebih dahulu.

Hal tersebut dapat membantumu mengetahui apa saja yang harus disampaikan dan bagaimana menyampaikannya.

Akan tetapi, membaca langsung dari naskah ataupun CV kamu akan terdengar membosankan dan tidak profesional. Di sisi lain, tidak menggunakan naskah sama sekali akan malah membuat video kamu bisa melebar tanpa fokus.

Untuk itu, gunakan naskah sebagai panduan dasar dalam membuat video kamu. Pikirkan bagaimana kamu akan menampilkan kemampuan dan pengalaman.

Dengan begitu, tujuan utamamu untuk menyatakan manfaat apa yang akan diberikan kepada perusahaan, serta tujuan, keterampilan, dan prestasi kamu dapat tersampaikan dengan baik.

3. Perlihatkan penampilan yang profesional

Video CV-mu nantinya akan dilihat oleh recruiter, sehingga tidak ada bedanya dengan interview. Oleh karena itu, kamu juga harus memperhatikan penampilan dalam video tersebut.

Untuk latar, sebaiknya gunakan latar yang polos sehingga tampilan video kamu tampak rapi. Selain itu, menggunakan latar video polos akan membuat kamu tetap menjadi fokus video.

Kenakan pakaian yang rapi dan sesuai. Pilih pakaian dengan warna yang tidak bertabrakan dengan latar video kamu, sehingga kamu tetap menjadi fokus video.

Kamu juga dapat mempertimbangkan bagaimana bahasa tubuh yang akan kamu tampilkan dalam video tersebut. The Guardian menyebutkan bahwa bahasa tubuh adalah bagian yang penting dalam video CV.

Oleh karena itu, gunakan bahasa tubuh seperlunya. Pertahankan kontak mata dengan kamera selama berbicara seolah-olah kamu tengah berbicara langsung dengan perekrut.

Baca Juga: Perlukah Menuliskan Hobi di CV? Ketahui Jawabannya di Sini!

4. Perhatikan aturan dari perusahaan tempatmu melamar

Setiap perusahaan memiliki aturan dan kriteria tersendiri dalam proses rekrutmen.

Oleh karena itu, jika kamu melamar pada posisi atau perusahaan tertentu, kamu harus memahami instruksi yang mereka berikan, termasuk mengenai video CV.

Perhatikan instruksi mengenai bentuk konten, durasi, hingga pengeditan yang diminta.

Beberapa perusahaan mungkin akan meminta kamu untuk mengikuti konsep tertentu untuk video tersebut. Jadi, pastikan kamu memenuhi kriteria yang mereka harapkan

CV adalah langkah awal untuk mengembangkan karier kamu. Setelah CV kamu diterima, masih ada berbagai rangkaian proses rekrutmen yang harus kamu lalui.

Untuk itu, kamu tetap harus mempersiapkan diri sebaik mungkin.

Kamu bisa memanfaatkan berbagai tips dan informasi seputar proses rekrutmen dari newsletter Glints. Melalui newsletter ini, kamu akan mendapatkan berbagai artikel seputar dunia kerja yang telah dikurasi setiap minggunya.

Tunggu apa lagi? Sign up dan dapatkan newsletter mingguan kamu!

Sumber

    Outstanding video resume examples to get you hired

    How to make a great video CV

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website glints.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”