Wajib Diketahui! Tips Darurat Jika Menemukan Korban Kecelakaan Terjepit

ulinulin.com

Dalam aktivitas berkendara keseharian, pastinya ada banyak hal yang tidak pernah kira terjadi secara tiba-tiba. Meski perjalanan berkendara Anda menggunakan mobil tidak jauh bahkan tidak membahayakan, tetapi pengendara lain mungkin saja membuat kesalahan dan menimbulkan insiden kecelakan.

Saat Anda berada dalam kondisi ini, pastikan korban masih dalam keadaan sadar atau tidak

Tentunya banyak insiden kecelakaan yang mungkin akan terjadi salah satunya korban terjepit di kursi pengemudi. Lalu bagaimana yang harus Anda lakukan jika menemukan korban kecelakaan terjepit seperti ini? Simaklah tips ini yang diambil dari buku Jadilah Penolong Kecelakaan di Jalan agar Anda melakukan hal yang benar dan tidak membuat kesalahan membuat korban mendapatkan cedera tambahan.

Pertama yang harus Anda perhatikan apakah korban masih dalam keadaan sadar atau tidak. Jika korban masih dalam keadaan sadar pastikan korban tidak panik. Karena kepanikan akan membuat memperparah cedera yang mungkin terjadi.

Kedua jangan menarik korban secara paksa bila masih ada hambatan mengeluarkan korban dari dalam mobil. Pastikan korban telah bebas dari semua hambatan/jepitan. Pada kondisi korban terjepit di antara kursi mobil dan dashboard/ kemudi, cukup bebaskan disatu sisi dan jadikan sisi yang satu sebagai sandaran supaya korban tidak langsung terjatuh ketika jepitan dilepaskan.

Menengadahkan kepala dan mengangkat dagu merupakancara untuk melancarkan saluran napas korban kecelakaan

Ketiga yang harus Anda lakukan posisikan sandaran kursi pada posisi tegak lurus, lalu pastikan korban bersandar pada sandaran kursi mobil agar tetap menjaga daerah tulang belakang bagian leher tetap lurus, lalu mundurkan kursi sampai posisi maksimal, selanjutnya lepaskan sabuk pengaman. Setelah tubuh korban terbebas dari himpitan dan sabuk pengaman, bebaskan bagian bawah (kaki) korban kecelakaan terjepit dari himpitan pedal rem/kopling. Bila ada kelainan bentuk pada kaki korban, hati-hati karena kemungkinan kaki korban dalam kondisi patah. Gerakan kaki hanya mengikuti arah sendi putar.

Sebagai tambahan jika telah berhasil mengeluarkan korban dan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri Anda harus pastikan saluran napas korban tidak tersumbat. Hal itu bisa dikenali dengan melakukan pemeriksaan apakah terdapat cedera pada kepala dan leher atau tidak.

Jika tidak terdapat cedera pada kepala dan leher, maka buka jalan napas dapat dilakukan dengan cara menengadahkan kepala dan mengangkat dagu korban. Sementara untuk korban kecelakaan terjepit dengan kecurigaan cidera kepala yang disertai cidera tulang leher, maka untuk membuka jalan napasnya digunakan cara dorongan membuka rahang yang dikenal dengan JAW TRUST.

Jika Anda mendengar korban dengan suara berkumur yang di duga cairan (darah, muntahan, dsb) yang harus Anda lakukan miringkan tubuh korban ke satu sisi samping yang memungkinkan cairan dalam mulut korban mengalir keluar.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”