Waspadai Bahaya dan Efek Samping Extension Bulu Mata!

ulinulin.com – Tren menyambung bulu mata atau lebih beken dengan istilah eyelash extension semakin melambung. Keinginan wanita untuk tampil menawan dengan mata yang lebih “hidup” semakin hari semakin tinggi. Apalagi dengan banyaknya foto dan video artis yang melakukan eyelash extension berseliweran di Instagram, orang pun berbondong-bondong ingin melakukan yang sama.

Eyelash extension digemari karena hasilnya yang lebih permanen, bisa bertahan hingga mingguan atau bulanan, tidak seperti false lashes yang cuma sekali pakai. Lalu, eyelash extension juga memiliki hasil akhir yang lebih natural. Kalau orang yang memasangnya lihai, Anda tidak akan terlihat seperti menggunakan ekstensi bulu mata sama sekali.

Ketika mencari tahu tentang ekstensi bulu mata, pasti banyak iklan salon atau tempat di mana Anda bisa mendapatkannya. Di Instagram misalnya, klik saja #eyelashextensions, ada 8 juta postingan tentangnya. Di salon-salon kecantikan pun banyak sekali yang menawarkan jasa ini dengan harga miring, bahkan ada yang menjanjikan eyelash extension hanya dengan 100 ribu rupiah saja. Banyak yang tergiur tentunya.

Tidak seperti false eyelashes, ekstensi bulu mata dilakukan dengan menempelkan helaian bulu mata satu per satu menggunakan lem yang lebih kuat dibandingkan lem bulu mata palsu biasa. Jika melakukan eyelash extension, Anda bisa mengurangi waktu menggunakan bulu mata palsu, penjepit bulu mata, bahkan maskara! Tapi, perlu diperhatikan kalau eyelash extension hanya boleh dilakukan oleh cosmetologist/esthetician (ahli kecantikan) profesional, ya!

Efek Samping Ekstensi Bulu Mata

Masalah umum dalam eyelash extension adalah, jarang orang yang memedulikan keamanan ekstensi bulu mata sebelum melakukannya. Mungkin Anda berpikir semakin mahal ekstensi semakin baik. Tidak juga. Resiko-resiko ini bisa terjadi pada ekstensi bulu mata pinggir jalan maupun mewah (walaupun tentunya resiko eyelash extension abal-abal jauh lebih tinggi). Berikut adalah beberapa efek samping eyelash extension yang perlu Anda ketahui.

1. Iritasi & Kemerahan

Perekat atau lem yang digunakan untuk menempelkan ekstensi pada bulu mata Anda merupakan bahan kimia dan bahan-bahan yang dapat menyebabkan iritasi. Jika Anda memiliki reaksi terhadap bahan kimia yang digunakan selama proses, Anda mungkin mengalami efek samping ini dalam dua hingga tiga hari setelah pemasangan ekstensi bulu mata.

Iritasi ini termasuk bloodshot eyes (mata merah), burning (perasaan panas/terbakar), itching (gatal), terasa sakit, ruam, inflamasi, bengkak, dan masih banyak lagi. Semua ini bisa terjadi di sekitar bulu mata, kelopak mata, bahkan mata Anda!

2. Peradangan & Pembengkakan

* sumber: www.buoyhealth.com

Seperti yang Kamini sebutkan di atas, eyelash extension juga dapat menyebabkan pembengkakan dan peradangan. Karena eyelash extension bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Bakteri, terutama Staphylococcus aureus (S. aureus), merupakan jenis bakteri yang paling umum hidup di bulu mata.

Limbah yang dihasilkan oleh S. aureus beracun bagi mata dan menyebabkan peradangan pada margin kelopak mata. Ekstensi bulu mata tentu mengandung bakteri ekstra, sehingga meningkatkan risiko infeksi kelopak mata seperti bintitan dan infeksi mata seperti konjungtivitis bakteri, umumnya dikenal sebagai pink eye.

3. Infeksi

Mengenakan bulu mata palsu ke tempat tidur atau lebih dari satu hari dapat menyebabkan bakteri berkumpul di bawah lem bulu mata dan pada bulu mata palsu tersebut. Sehingga menyebabkan infeksi pada mata Anda. Jika bulu mata tidak dilepas secara hati-hati dan kelopak mata tidak dibersihkan dengan penghapus riasan mata setelahnya, infeksi mungkin terjadi, bahkan jika bulu mata tidak dipakai semalaman.

Kadang ada yang rela meminjamkan atau meminjam bulu mata dan lem bulu mata palsu. Padahal kedua benda ini bersifat personal dan tidak dianjurkan dipakai secara sharing. Soalnya banyak infeksi mata seperti konjungtivitis dan bintitan yang bisa ditularkan melalui produk mata yang dipakai bersama.

Nah, tadi itu untuk false lashes biasa, ya. Apalagi kalau ekstensi bulu mata, coba? Ekstensi bulu mata dapat menjebak kotoran dan bakteri, yang mengarah ke infeksi serius, termasuk pink eye yang Kamini sebutkan di atas. Lalu, alat-alat, bulu mata, dan lem yang digunakan oleh pemasang ekstensi belum tentu steril, siapa tahu pakainya sharing, kan? Tentu tingkat bahayanya jauh lebih tinggi karena ekstensi menempel sangat lama di mata Anda dibandingkan false lashes.

4. Reaksi Alergi

* sumber: www.cheseneyes.com

Alergi biasanya disebabkan oleh lem yang digunakan untuk menempelkan bulu mata dan pelarut yang digunakan untuk melepaskannya. Banyak zat pengikat pada lem yang mengandung formaldehyde, yang umumnya menyebabkan reaksi alergi. Dokter mata sering mendapatkan pasien yang datang dengan reaksi alergi dan infeksi yang terkait dengan ekstensi bulu mata semi permanen, terutama satu – dua hari setelah aplikasi.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kamini.id. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”